Kairo (ANTARA) - Perwakilan Dewan Perdamaian/Board of Peace (BoP) Nickolay Mladenov pada Jumat (17/4) mengatakan pembatasan ketat Israel di perbatasan merupakan hambatan utama yang mencegah masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Mladenov mengatakan kepada saluran berita Al-Qahera News bahwa terdapat tantangan berlapis yang menghambat penyaluran bantuan secara berkelanjutan dan memadai kepada warga.
Ia memperingatkan bahwa mekanisme distribusi bantuan sebelumnya telah dihancurkan, sementara sistem alternatif belum tersedia.
Mladenov menekankan bahwa pembatasan Israel di perlintasan perbatasan, khususnya terkait barang yang diklasifikasikan sebagai “barang dwiguna” merupakan “hambatan terbesar”.
Ia mencatat kebijakan tersebut digunakan untuk membatasi masuknya barang-barang penting yang dibutuhkan warga sipil dan sektor kesehatan.
Tantangan besar lainnya adalah pengerahan pasukan Israel di dalam Gaza, dengan lebih dari separuh wilayah masih berada di bawah kendali Israel.
“Sistem distribusi bantuan sebelumnya hancur akibat perang. Alternatif efektif untuk menjangkau penduduk belum terbentuk, sehingga menimbulkan masalah logistik besar,”ucapnya.
Mladenov juga menyoroti bahwa terlepas dari krisis kemanusiaan berlangsung, perhatian internasional menurun akibat perkembangan di kawasan.
Sambil menyambut komitmen dana dari negara-negara anggota BoP, termasuk Mesir, Amerika Serikat, dan negara-negara Teluk, ia mengatakan tantangan sebenarnya adalah menerjemahkan komitmen tersebut menjadi bantuan nyata di lapangan.
Pejabat BoP itu turut menyerukan percepatan pengiriman unit hunian sementara untuk menampung warga sipil serta menekankan perlunya intervensi mendesak untuk membangun kembali sektor kesehatan Gaza.
Mladenov juga menyoroti pentingnya mengembalikan anak-anak yang telah lama tidak bersekolah ke sistem pendidikan, seraya memperingatkan bahwa gangguan berkepanjangan dapat menimbulkan dampak serius jangka panjang.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Kemlu Rusia: Tujuan BoP di tengah krisis Timur Tengah dipertanyakan
Baca juga: Media Gaza bantah klaim BoP 602 truk bantuan telah masuk
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































