Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sebanyak 4.000 liter air bersih telah disalurkan guna mengatasi dampak bencana kekeringan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa pendistribusikan air bersih tersebut dilakukan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
"BPBD setempat telah mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter guna memenuhi kebutuhan harian warga yang terdampak kekeringan," kata dia.
Baca juga: Warga Bandung Barat terdampak kekeringan menerima bantuan air bersih
Abdul menjelaskan bahwa bencana kekeringan tersebut melanda wilayah permukiman warga di Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (28/7).
Dampak dari penurunan pasokan air bersih di lokasi tersebut dirasakan oleh sedikitnya 175 kepala keluarga atau setara dengan 520 jiwa warga setempat.
Penyaluran air bersih yang dilakukan oleh tim BPBD Kabupaten Bandung Barat mencakup dua ritase pengiriman mobil tangki air langsung ke permukiman warga.
Baca juga: DPRD Jabar dukung penetapan siaga darurat kekeringan di 27 kabupaten
BNPB, menurut Abdul, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna memantau perkembangan ketersediaan air bersih di wilayah Batujajar serta daerah rawan kekeringan lainnya. Dia berharap langkah tanggap darurat tersebut mampu memitigasi risiko kekurangan air bersih selama periode musim kemarau ini
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































