Nanga Bulik (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Regional IX Kalimantan Tengah 2 telah membahas pengoptimalan ribuan lahan di daerah setempat.
"Kami menyambut baik rencana kerja sama ini. Investasi yang masuk ke daerah harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik melalui penciptaan lapangan kerja maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia," kata Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra di Nanga Bulik, Kamis.
Bupati dan jajaran telah menggelar audiensi bersama Agrinas membahas rencana pengelolaan lahan hasil Program Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di wilayah tersebut.
Pertemuan ini sebagai langkah awal membangun sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lamandau dan PT Agrinas Palma Nusantara dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan lahan secara produktif.
Dalam audiensi tersebut, PT Agrinas Palma Nusantara menyampaikan perusahaan mendapat penugasan dari pemerintah pusat untuk mengelola lahan hasil penertiban yang dilakukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Baca juga: Agrinas Palma akan rekrut lebih dari 20 ribu pekerja kelola aset sawit
Baca juga: Agrinas proyeksi kebutuhan 10.000 tenaga kerja untuk perkebunan sawit
Di Kabupaten Lamandau, potensi lahan yang akan dikelola diperkirakan mencapai sekitar 27 ribu hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 250 hektare telah mulai beroperasi dan diharapkan terus berkembang melalui koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamandau.
Oleh karenanya Bupati Rizky menekankan agar perguruan tinggi seperti Politeknik Lamandau dapat menjadi mitra strategis dalam penyiapan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan program PT Agrinas Palma Nusantara.
Bupati juga menekankan pentingnya memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal, agar masyarakat Lamandau dapat merasakan secara langsung dampak positif dari investasi yang dilakukan di daerah.
Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap sinergi dengan PT Agrinas Palma Nusantara tidak hanya mendukung pengelolaan lahan hasil PKH secara optimal, tetapi juga mampu membuka peluang kerja, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Baca juga: Agrinas Palma buat kemitraan untuk 130 ribu hektare kebun sawit rakyat
Baca juga: Agrinas Palma ditugasi buka 400 ribu hektare kebun sawit baru
Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Yansyah
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































