Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 12 rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Selasa malam, mengatakan bahwa dampak kerusakan di Desa Kakeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat itu terjadi beberapa saat setelah cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.
"Kejadian berlangsung pada Senin (20/4) sekitar pukul 15.15 WITA saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut," kata dia.
Baca juga: BNPB: Belasan rumah warga rusak dihantam gelombang laut di Sulteng
Menurut dia, dari 12 unit rumah warga yang rusak itu, sebanyak 11 unit rumah di antaranya mengalami kerusakan ringan, sedangkan satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat terjangan angin.
Kejadian tersebut juga mengakibatkan satu keluarga harus mengungsi ke rumah kerabat yang dinilai lebih aman.
Saat ini, kata dia, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat bersama perangkat desa setempat masih melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak.
Baca juga: Puluhan rumah dan fasilitas umum di Klaten rusak karena angin kencang
Upaya yang dilakukan meliputi pendataan, pembersihan material, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
"Hingga kini petugas di Lombok Barat masih terus melakukan penanganan darurat," katanya
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































