BKSAP DPR kecam tindakan militer Israel di Timur Tengah

1 week ago 11

Jakarta (ANTARA) - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengecam berbagai tindakan militer Israel di beberapa negara Timur Tengah yang menimbulkan korban jiwa dan memantik perang dunia ketiga.

Sikap Parlemen Indonesia itu disampaikan Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi pada Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-152 yang berlangsung di Istanbul, Turki, dan dihadiri perwakilan dari 150 negara.

"Kami dari BKSAP DPR menyampaikan sikap tegas atas tindakan Israel di Timur Tengah," kata Syarul dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu.

BKSAP DPR RI berpartisipasi pada Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-152 yang berlangsung pada 15 hingga 19 April 2026.

Dalam forum internasional itu, Syahrul menyampaikan Parlemen Indonesia menyoroti situasi di Timur Tengah akibat ulah Israel, salah satunya serangan Israel di Lebanon Selatan yang menewaskan tiga prajurit TNI.

"Salah satu yang paling kami soroti adalah tindakan Israel menembak mati tiga prajurit TNI sebagai anggota pasukan perdamaian PBB di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Tindakan ini sudah di luar batas karena menyerang pasukan perdamaian," ujarnya.

Tidak hanya itu, BKSAP DPR RI juga mengecam keras tindakan militer Israel di Palestina.

Menurut ia, Israel terus mengebom Gaza. Yang terbaru adalah pemerintah Israel mempersenjatai masyarakat sipil Yahudi dan juga mengesahkan undang-undang yang melegalkan pembunuhan terhadap warga dan tahanan Palestina.

"Israel ini sudah jadi parasit bagi kita semua. Merusak tatanan geopolitik, ekonomi hingga merusak perdamaian dunia. Kita meminta semua negara kompak menekan Israel agar tidak membuka celah perang dunia ketiga," kata Syahrul menegaskan.

Baca juga: BKSAP desak investigasi objektif PBB soal serangan Israel ke UNIFIL

Baca juga: Ingatkan potensi eskalasi, BKSAP kecam serangan Israel terhadap Iran

Baca juga: BKSAP DPR RI kutuk serangan Israel yang sebabkan prajurit TNI gugur

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |