Belanda vs Jepang: Tarung kelas atas yang janjikan keseruan optimal

1 week ago 5
Ini adalah pertemuan dua tim yang sama-sama memuja sepak bola menyerang

Jakarta (ANTARA) - Ini adalah pertemuan dua tim yang sama-sama memuja sepak bola menyerang dan percaya kepada build up sebelum menginvasi daerah pertahanan lawan atau sebelum bola bersarang di gawang lawan. Mereka sama-sama meninggikan kerja tim pada tingkat maksimum.

Belanda bersandar kepada taktik bermain di mana semua pemain bergerak fleksibel nan cair tak terpaku pada posisi aslinya, dalam filosofi yang luas dikenal sebagai "total football".

Ini adalah gotong-royong versi Belanda sekaligus simbol ekualitas peran manusia untuk mencapai satu tujuan, yang merupakan cara hidup orang Belanda yang juga merasuki bagaimana sepak bola dimainkan.

Jepang juga begitu. Sepak bola mereka berakar dari budaya bahwa masyarakat terikat dan tergantung satu sama lain, sembari meminimalkan individualitas.

Sepak bola menyerang mereka asyik untuk disaksikan karena diimbuhi aura gembira karena bagi Jepang, sepak bola harus dimainkan untuk membawa kebahagiaan kepada masyarakat.

Caranya bagaimana? Dengan menggabungkan keunggulan teknis, disiplin budaya yang mengakar kuat, dan kerja tim yang amat kolektif.

Belakangan ini Jepang mengembangkan konsep sepak bola yang mereka namai dengan "Japan's Way", yang salah satu tujuan besarnya adalah menjuarai Piala Dunia suatu ketika.

Mereka mengaplikasikan filosofi dan gagasan itu dalam sistem bermain 4-2-3-1 yang acap bermetamorfosis menjadi 3-2-4-1 atau bahkan 3-4-3 ketika Samurai Biru mendominasi lalu lintas bola.

Jepang menggabungkan taktik sepak bola ala Eropa, dengan umpan teknis yang dinamis, rotasi spasial yang lancar, dan penekanan pada pressing yang mencekik lawan.

Apakah saat melawan Belanda nanti Moriyasu akan mengadopsi cara bermain seperti itu?

Kemungkinan besar ya. Tapi Moriyasu juga pelatih yang tidak kaku.

Di banyak kesempatan dia malah terbuka beradaptasi dengan jenis lawan yang dihadapi timnya. Dia malah sering memainkan pola 4-2-3-1 dan 4-3-3.

Ronald Koeman di pihak Belanda juga pelatih yang tidak kaku dan sebaliknya pragmatis.


Sulit ditembus tapi bukan low block

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |