Banten maksimalkan layanan dapur umum 10 hari SAR jurnalis hilang

6 hours ago 2

Pandeglang, Banten (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Banten memaksimalkan pelayanan melalui penyediaan ratusan porsi makanan dari dapur umum Dinas Sosial yang sudah beroperasi selama 10 hari pelaksanaan pencarian rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadhatu 1 yang hilang kontak di Selat Sunda.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Lukman di Posko Utama SAR Gabungan, Pantai Carita, Pandeglang, Kamis, mengatakan bahwa atas instruksi langsung Gubernur Banten penyediaan konsumsi dari dapur umum ini disiagakan secara penuh sejak hari-hari pertama operasi SAR dimulai.

"Pelayanan dapur umum ini terus disiagakan secara maksimal untuk mendukung pergerakan operasional tim Basarnas, seluruh personel gabungan, hingga keluarga survivor," kata dia.

Baca juga: Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis

Dia mengungkapkan bahwa porsi harian yang diproduksi tim di dapur umum ini masuk dalam kategori berlimpah. Hal ini dimaksudkan karena porsi makanan yang mereka siapkan jauh melebihi kebutuhan petugas di posko utama.

Dari dapur umum yang memanfaatkan mobil truk modifikasi itu memproduksi lebih dari 450 porsi per hari sementara alokasi formalnya sebanyak 350 porsi per hari untuk tiga kali makan, yakni pagi, siang dan malam.

Penambahan porsi konsumsi ini, menurut dia, dilakukan agar dapat menjamin seluruh kebutuhan logistik baik petugas SAR, jurnalis dari berbagai media yang bertugas meliput, keluarga korban, hingga warga masyarakat sekitar yang beraktivitas di sekitar Posko Utama SAR ini dapat terpenuhi.

Ibu-ibu relawan dapur umum Dinas Sosial Provinsi Banten memasak untuk makan siang di Posko Utama SAR Gabungan, Pantai Carita, Pandeglang, Kamis (17/9/2026) (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

Operasional dapur umum itu sendiri digerakkan oleh sekitar 30 personel relawan terlatih yang merupakan gabungan dari Dinsos Banten, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial, Kampung Siaga Bencana (KSB) serta kalangan ibu-ibu dari Kecamatan Carita, Labuan, dan Jiput.

Ikan asin dan sambal ulek terasi menjadi favorit dapur umum dinas sosial ini, karena dinilai lezat-gurih dan cocok melengkapi apapun lauk utama yang dimasak oleh relawan.

"Kalau kurang logistik kami tambah dari stok di gudang dinas sosial maupun bantuan dari pihak lain, seperti hari ini, tadi kami belanja dari CSR Bank Banten," kata dia.

Ia mengatakan layanan dapur umum juga siap terus mendukung hingga operasi SAR berakhir atau bahkan kembali diperpanjang.

Area pencarian rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak di Selat Sunda pada hari ke-10, Kamis, kian diperluas hingga mencapai 8.509 nautical mile (NM) persegi, sehari sebelumnya hari kesembilan mencakup 3.439 NM persegi.

Baca juga: SAR jurnalis hari ke-10 kian diperluas hingga 8.509 NM persegi

Baca juga: Basarnas ungkap alasan belum kerahkan tim selam cari jurnalis hilang

Sebanyak delapan orang yang dalam pencarian terdiri atas lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas), sedangkan tiga lainnya, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu).

Adapun operasi SAR ini melibatkan sebanyak 523 personel SAR gabungan.

Berdasarkan peta rencana operasi dari Basarnas menginformasikan area pencarian rombongan jurnalis dan kru kapal cepat hari ini kian diperluas mencapai 8.509 nautical mile (NM) persegi mencakup 10 sektor penyisiran, dibandingkan sehari sebelumnya mencakup 3.439 NM persegi dalam enam sektor.

Sektor pencarian paling luas hari ini berada di Sektor C seluas 3.380 NM persegi yang disisir KRI Leuser dan KRI Dewa Kembar hingga memasuki perairan Samudra Hindia di sebelah barat Pulau Belimbing menuju selatan Pulau Enggano, Bengkulu.

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |