Bank BSN Gelar Akad Massal 6.000 Rumah Subsidi, Kejar Target Penyaluran KPR FLPP 2026

2 days ago 13

Deli Serdang (ANTARA) – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menggelar akad massal KPR BSN Sejahtera untuk 6.000 unit rumah subsidi secara serentak di seluruh kantor cabang nasional, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Perumahan Siba Garden, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Program akad massal ini merupakan bagian dari upaya Bank BSN mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi sekaligus mendukung program pemerintah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Acara tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Direktur Kerjasama dan Kebijakan BP Tapera Alfian Arief, serta sejumlah pimpinan asosiasi pengembang perumahan, di antaranya REI, APERSI, APERNAS, dan HIMPERA.

Direktur Consumer Banking Bank BSN Mochamad Yut Penta mengatakan akad massal menjadi salah satu strategi perusahaan untuk mempercepat pencapaian target penyaluran KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang ditetapkan pemerintah pada tahun ini.

Menurutnya, pada 2026 Bank BSN memperoleh alokasi penyaluran sebanyak 73.700 unit KPR FLPP. Karena itu, pelaksanaan akad massal dinilai penting untuk mempercepat realisasi target sekaligus mendukung Program Tiga Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah.

Hingga Juni 2026, Bank BSN tercatat telah menyalurkan sebanyak 28.000 unit KPR FLPP. Berdasarkan data BP Tapera per 24 Juni 2026, pangsa pasar KPR subsidi yang dikuasai Bank BSN mencapai 24,6 persen, meningkat dibandingkan posisi Desember 2025 yang sebesar 21,32 persen.

Yut Penta menyebut peningkatan tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kepemilikan rumah sekaligus menunjukkan aktivitas sektor properti yang terus bertumbuh.

Ia menjelaskan bahwa peserta akad massal berasal dari berbagai latar belakang profesi, baik sektor formal maupun informal. Di antaranya guru, tenaga kesehatan, karyawan swasta, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, Bank BSN terus mendorong akses pembiayaan yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk pekerja informal yang memiliki pendapatan tidak tetap.

Selain memperluas akses pembiayaan, Bank BSN juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi Bale Syariah untuk mendukung transaksi nasabah. Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk pembayaran tagihan listrik, air, hingga angsuran rumah secara digital dan real-time.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kualitas pembiayaan serta memitigasi risiko pembiayaan bermasalah di segmen KPR subsidi.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |