Banjir lumpuhkan akses transportasi di Lubuk Besar Bangka Tengah

16 hours ago 6
...kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati

Koba, Babel, (ANTARA) - Banjir merendam ruas jalan Desa Lubuk Lingkuk, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, karena tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari terakhir.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, Jumat, meninjau langsung lokasi banjir didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Tengah beserta tim tanggap bencana.

“Kondisi cuaca saat ini masih ekstrem, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati,” kata Algafry Rahman saat meninjau lokasi banjir.

Banjir terjadi karena sistem drainase tidak mampu menampung debit air hujan yang terus meningkat, sehingga air meluap ke badan jalan dan permukiman warga. Ketinggian air dilaporkan mencapai dada orang dewasa.

Akibat kejadian tersebut, akses transportasi dari Desa Lubuk Lingkuk menuju ibu kota Kecamatan Lubuk Besar lumpuh total. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas di lokasi banjir.

Selain merendam ruas jalan utama, banjir juga menggenangi puluhan rumah warga dan hingga sore hari, hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur wilayah setempat, sehingga ketinggian air belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Baca juga: Warga Halmahera Utara mengungsi mandiri pascabanjir

Algafry meminta pihak BPBD Bangka Tengah untuk melakukan penanganan cepat terhadap warga terdampak, termasuk pendataan kerusakan dan kebutuhan mendesak masyarakat.

“Jika kondisi rumah sudah tidak memungkinkan untuk ditempati, warga kami minta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Selain di Desa Lubuk Lingkuk, banjir juga terjadi di kawasan Jembatan Nibung yang merupakan jalan nasional penghubung Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten Bangka Selatan.

Namun, ketinggian air di lokasi tersebut masih tergolong rendah dan kendaraan masih dapat melintas dengan hati-hati.

BPBD Bangka Tengah terus bersiaga dan memantau perkembangan cuaca serta potensi banjir susulan di sejumlah wilayah rawan.

Pemerintah daerah setempat juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.

Baca juga: Puluhan rumah warga Desa Ujan Mas Muara Enim terdampak banjir

Baca juga: Ribuan warga terdampak banjir susulan di Aceh Timur

Pewarta: Ahmadi
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |