Cilacap (ANTARA) - Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR menilai Kabupaten Cilacap memiliki posisi strategis dalam mendorong percepatan pembangunan Jawa Tengah bagian selatan (Jasela) melalui dukungan kebijakan nasional yang terintegrasi lintas sektor.
Dalam acara Festival Aspirasi BAM DPR, di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Cilacap, Senin, anggota BAM DPR, Siti Mukaromah, mengatakan Badan Aspirasi Masyarakat menjadi ruang dialog terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan pembangunan, baik yang bersifat lokal maupun strategis nasional.
Menurut dia, aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam forum tersebut tidak hanya didengar, tetapi juga ditindaklanjuti melalui pembahasan internal dan koordinasi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah terkait guna mencari solusi yang komprehensif.
“Badan Aspirasi Masyarakat ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari isu kenegaraan hingga kebutuhan pembangunan di daerah. Tugas kami adalah menampung dan mengupayakan solusi terbaik,” kata legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII yang meliputi Kabupaten Cilacap dan Banyumas itu.
Ia menilai Kabupaten Cilacap memiliki potensi besar sekaligus tantangan pembangunan yang memerlukan dukungan kebijakan di tingkat nasional.
Sebagai kabupaten terluas di Jawa Tengah, kata dia, Cilacap membutuhkan percepatan penanganan lintas sektor agar potensi wilayah dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Ia menegaskan sejumlah persoalan pembangunan di Cilacap tidak dapat diselesaikan sepenuhnya oleh pemerintah daerah, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur strategis, konektivitas wilayah, serta penguatan sektor industri dan pariwisata.
Oleh karena itu, kata dia, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta pemangku kepentingan lainnya.
Kegiatan penyerapan aspirasi melalui Festival Aspirasi BAM DPR, lanjut dia, diharapkan menjadi sarana efektif untuk menyampaikan kebutuhan riil masyarakat kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran.
Ia juga menyoroti potensi Cilacap di sektor pariwisata yang dinilai memiliki ekosistem relatif lengkap, mulai dari infrastruktur dasar, akses transportasi, kekayaan budaya, hingga keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang menopang ekonomi lokal.
Menurut dia, penguatan sektor pariwisata dan UMKM dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.
“Cilacap memiliki potensi pariwisata yang besar, didukung UMKM dan kekayaan budaya. Ini perlu diperkuat melalui kebijakan yang tepat, terarah, dan berkelanjutan,” kata dia yang juga anggota Komisi VII DPR itu.
Lebih lanjut, dia menegaskan pentingnya menjadikan Cilacap sebagai salah satu pilar pembangunan Jawa Tengah bagian selatan bersama Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen.
Menurut dia, pengembangan kawasan selatan harus dilakukan secara merata agar tidak tertinggal dibanding wilayah lain yang selama ini lebih mendapat perhatian pembangunan.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengajak media nasional, khususnya mitra kerja Komisi VII DPR seperti RRI, TVRI, dan Kantor Berita ANTARA, untuk mengawal serta menyebarluaskan aspirasi masyarakat agar mendapat perhatian di tingkat nasional.
Ditemui usai acara, dia menjelaskan BAM DPR merupakan alat kelengkapan dewan yang relatif baru dengan program utama menyerap, mendengarkan, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kegiatan Festival Aspirasi yang digelar di berbagai daerah.
Dalam hal ini, kata dia, salah satu program BAM DPR adalah Festival Aspirasi yang dilaksanakan di daerah-daerah, terutama wilayah prioritas anggota DPR selaku pemangku daerah pemilihan.
Menurut dia, Kabupaten Cilacap dipilih karena memiliki potensi besar untuk menjadi titik pertumbuhan Jawa Tengah bagian selatan.
“Cilacap berada di wilayah terluar Jawa Tengah bagian selatan. Harapannya, Cilacap bisa menjadi titik pertumbuhan dan kemajuan Jawa Tengah secara menyeluruh, agar wilayah selatan tidak tertinggal dan sejajar dengan daerah lain,” katanya.
Festival Aspirasi yang mengusung tema “Menjadikan Cilacap Bagian Kemajuan Jasela” juga dihadiri Ketua BAM DPR, Ahmad Heryawan beserta sejumlah anggota, antara lain Agun Gunandjar Sudarsa, Cellica Nurrachadiana, Obon Tobroni, dan Muhammad Haris.
Pewarta: Sumarwoto
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































