Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Dalu Agung Darmawan meminta kepada seluruh jajaran untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal, meski sedang terjadi permasalahan di tubuh organisasi.
"Apa pun kondisi yang dihadapi oleh sebuah organisasi, pelayanan pertanahan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik," kata Dalu Agung dalam keterangan terkonfirmasi di Cirebon, Kamis.
Untuk menjaga keberlangsungan layanan pertanahan dan tata ruang bagi masyarakat, Sekjen ATR/BPN mengingatkan jajaran agar menjadikan integritas sebagai prioritas dan budaya kerja
Menurut dia, penguatan pengawasan juga menjadi bagian dari upaya pembenahan internal yang terus dijalankan Kementerian ATR/BPN, dari pusat hingga ke satuan kerja (Satker) daerah.
Untuk itu, Dalu Agung menyampaikan kepada para Pejabat Administrator agar meningkatkan pengawasan yang melekat terhadap seluruh proses pelayanan.
Baca juga: Selain Summarecon, KPK duga banyak pihak swasta terkait kasus ATR/BPN
Baca juga: KPK telusuri alur perintah dugaan penerimaan suap pada kasus ATR/BPN
Evaluasi kata dia, perlu dilakukan secara berkala, khususnya terhadap titik-titik pelayanan yang memiliki risiko terjadinya penyimpangan, konflik kepentingan, maupun penyalahgunaan kewenangan.
"Seluruh satker harus tetap menjaga kepercayaan masyarakat dengan menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya ketika rapat dengan seluruh Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten/Kota se-Indonesia yang hadir secara daring maupun luring.
Sejalan dengan penguatan pengawasan, Kementerian ATR/BPN juga menyediakan beberapa saluran pengaduan yang bisa masyarakat gunakan, antara lain SP4N-LAPOR!, Hotline, WhatsApp Pengaduan di nomor 0811-1068-0000, maupun aplikasi TUNTAS.
Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan secara langsung ke Kantor Pertanahan atau Kantor Wilayah BPN setempat.
Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Sekjen ATR/BPN meminta agar seluruh pimpinan Satker memposisikan diri sebagai role model.
Menurut dia, setiap pemimpin harus memberikan contoh dalam bekerja dan disiplin menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
"Seluruh jajaran, Satker di Kantah dan Kanwil tetap menjaga solidaritas dan soliditas organisasi. Seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang sama untuk menjaga (nilai) institusi," katanya menambahkan.
Baca juga: ATR/BPN sebut aset rampasan negara untuk layanan pada masyarakat
Baca juga: Wamensesneg: Presiden tak ikut campur soal OTT pejabat ATR/BPN
Baca juga: KPK sebut pemanggilan Nusron Wahid tergantung kebutuhan penyidik
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































