Anwar, Thaksin bertemu Sultan Brunei bahas sejumlah isu mendesak ASEAN

1 week ago 13

Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Kepala Kelompok Penasihat Informal Ketua ASEAN 2025 Thaksin Shinawatra bertemu Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah guna membahas sejumlah isu mendesak yang perlu segera diselesaikan.

“Alhamdulillah, pertemuan kita berkisar pada ASEAN dan (mendiskusikan-red.) beberapa isu mendesak yang perlu diselesaikan sesegera mungkin,” kata Anwar dalam satu unggahan di media sosialnya diakses ANTARA di Kuala Lumpur, Kamis.

Pada pertemuan yang berlangsung di Brunei, Selasa (18/2) itu, Anwar dan mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin bersama Sultan Hassanal Bolkiah fokus mendiskusikan situasi di Myanmar.

Ketiga tokoh ini menggarisbawahi pentingnya upaya membangkitkan kembali Konsensus Lima Poin. Pembahasan mereka juga menyentuh solusi terbaik bagi penyelesaian krisis Myanmar serta memastikan semua menteri luar negeri ASEAN terus mendapatkan informasi terkini tentang perkembangan di negara itu.

Baca juga: Prabowo siap terima kunjungan PM Anwar untuk konsultasi tahunan ASEAN

Diskusi dengan Sultan Hassanal Bolkiah itu, menurut Anwar, juga menyentuh sejumlah isu lain seperti pasar gelap yang didominasi oleh penyelundupan narkoba, perdagangan manusia, dan penipuan daring.

Terkait perselisihan di Laut China Selatan, mereka memandang perlu adanya kemajuan diplomatik yang lebih luas secara multilateral untuk mendorong penyelesaian sesegera mungkin perundingan Panduan Perilaku (CoC).

Terungkap pula pandangan bahwa perlunya segera dilaksanakan usulan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-Amerika Serikat (AS) sejalan dengan Retret Menteri Luar Negeri ASEAN di Langkawi, Januari lalu.

Pada pertemuan di Brunei itu, Anwar, Thaksin, dan Bolkiah juga menyinggung tentang upaya memperkuat perdagangan intra-ASEAN dan meningkatkan kerja sama ekonomi, termasuk perlunya kerangka regulasi yang lebih ramah bisnis dan efektif.

Pendekatan strategis dalam hal ini adalah mendorong aliran modal yang lebih bergairah dan merangsang pertumbuhan regional yang lebih kuat demi kesejahteraan bersama.

Mengenai mata uang kripto, Anwar mengatakan mereka membahas tentang pentingnya mengembangkan infrastruktur blockchain yang tepat serta memastikan aksesibilitas digital sebagai prasyarat utama untuk pembangunan yang sehat dan progresif di kawasan tersebut.

Baca juga: Anwar Ibrahim undang Xi Jinping hadiri KTT ASEAN GCC+China

Pewarta: Virna P Setyorini
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |