Mamuju (ANTARA) - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang kru kapal tanker asal China yang dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju Mahmud Afandi di Mamuju,, Jumat, membenarkan adanya seorang kru kapal asal China yang hilang saat berlayar menuju Australia, sejak Selasa (25/2) sekitar pukul 13.28 WITA.
"Kapal tanker MV Lady Gwendoline itu berlayar dari China menuju ke Australia. Namun, saat melintasi perairan Selat Makassar, tepatnya di wilayah Kabupaten Pasangkayu, salah seorang kru bernama Jiale Zhao (24) terjatuh dari kapal," ujar Ahmad Afandi.
Baca juga: Tim SAR gabungan evakuasi ABK China terluka dari Kapal Wanhang 2
Kapten kapal MV Lady Gwendoline, kata Ahmad Afandi, baru menyadari salah seorang krunya hilang 18 jam kemudian.
"Kapten kapal tanker itu baru menyadari salah seorang krunya hilang 18 jam kemudian, dan langsung meminta bantuan SAR untuk melakukan pencarian. Berdasarkan laporan dari kapten kapal, kru kapal tanker itu, diduga terjatuh saat membuang sampah," terang Ahmad Afandi.
Mendapatkan laporan hilangnya kru kapal tanker itu, Basarnas Mamuju lanjut Ahmad Afandi segera mengerahkan dua alat utama (alut), yakni KN SAR Parikesit dan RIB 02 untuk melakukan pencarian.
Upaya pencarian, kata Ahmad, juga dilakukan empat kapal lainnya yang berada di sekitar lokasi diduga hilangnya kru kapal tanker itu.
Pada hari ketiga pencarian tim SAR gabungan, tambahnya, melakukan pencarian dengan membagi tiga SRU, yakni SRU I dengan menggunakan MV Lady Gwendoline yang menyisir seluas 190 Nm (nautical mile) ke arah selatan dari lokasi diduga korban terjatuh.
Kemudian, SRU II menggunakan KN SAR Parikesit melakukan pencarian dengan menyisir dari pelabuhan Belang-belang ke arah utara seluas 225 NM dan SRU III menggunakan RIB 02 melakukan penyisiran sejauh 40 Nm di wilayah pesisir Kabupaten Mamuju Tengah.
Baca juga: Basarnas hentikan pencarian WN China di perairan Aceh
Baca juga: Ratusan WNI yang bekerja di kapal ikan China dipulangkan ke Tanah Air
Hingga hari ketiga pencarian, lanjutnya, tim SAR telah melakukan penyisiran di area seluas 629 NM persegi, dimana pada hari pertama penyisiran dilakukan pada area seluas 138 NM persegi, di hari kedua seluas 222 NM persegi dan pada hari ketiga area pencarian seluas 269 NM persegi.
"Karena hingga hari ketiga upaya pencarian belum membuahkan hasil, pencarian dilanjutkan hari ini," kata Ahmad Afandi.
Upaya pencarian terhadap WNA China itu, kata Ahmad Afandi, akan dilakukan selama tujuh hari, sejak hari pertama kru kapal tanker itu dilaporkan hilang.
"Berdasarkan SOP Basarnas, upaya pencarian akan dilakukan selama tujuh hari terhitung sejak hari pertama korban dilaporkan hilang," kata Ahmad Afandi.

Pewarta: Amirullah
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025