Tapteng, Sumatera Utara (ANTARA) - Anggota Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Danyonif TP) 901/Suhul Gading, membantu membersihkan lumpur yang kembali masuk ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 153065 Lopian 2, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
"Kami kerjakan untuk persiapan sekolah hari Senin mendatang," kata Koordinator lapangan dari Koramil 04 Pinangsori, Kodim 0211 Tapanuli Tengah Sertu A. Sihotang di Tapsel, Sumut, Sabtu.
Menurut dia, SDN Lopian 2, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, sudah sempat bersih dari lumpur ketika terjadi banjir bandang pada 25 November 2025 lalu.
Kemudian pada tanggal 16 Februari 2026 kata Sihotang, wilayah tersebut kembali terdampak banjir disertai lumpur dan SDN Lopian 2 kembali terendam, sehingga petugas berupaya untuk membersihkan sekolah tersebut.
Ia mengatakan bahwa pembersihan lumpur dikarenakan pada hari Senin mendatang sekolah tersebut akan kembali mengadakan kegiatan belajar dan mengajar.
"Pengerjaan sudah seminggu dan kami terus bekerja untuk memastikan sekolah dapat digunakan kembali," ujarnya.
Baca juga: Mahasiswa STIK perbaiki rumah korban banjir bandang di Aceh Barat
Baca juga: BWS Sumatera fokus normalisasi sungai Pidie Jaya pascabencana
Pewarta ANTARA melaporkan di lokasi sebanyak 30 personel anggota TNI bekerja sama membersihkan lumpur yang masih mengendap, terutama di dalam kelas dan teras.
Mereka menggunakan cangkul, skop, dan alat lainnya untuk membersihkan lumpur, serta mengangkut ke lahan yang terbuka.
Petugas juga menargetkan untuk pembersihan lumpur dapat segera dilakukan dan saat ini yang menjadi konsentrasi petugas di sekitar halaman upacara.
Baca juga: Pemkab Bener Meriah berupaya maksimal buka akses jalan di perkebunan
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































