509 warga Jakarta Utara lolos verifikasi Mudik Gratis, Solo paling diminati

1 week ago 5

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 509 warga Jakarta Utara lolos dalam verifikasi program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta setelah dilakukan verifikasi data oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara.

“Total ada 171 orang memilih layanan keberangkatan satu arah, sedangkan 338 lainnya mendaftar layanan pulang-pergi (PP)," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Rudi Saptari Sulesuryana di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan peserta yang menjalani verifikasi merupakan pendaftar dari klaster satu hingga tiga.

Menurut dia dari tiga klaster pendaftaran tersebut telah ditetapkan 20 kota tujuan.

Destinasi paling diminati

Solo menjadi destinasi paling diminati dengan total 50 penumpang, disusul Wonogiri sebanyak 49 penumpang, Palembang 44 penumpang, dan Semarang 43 penumpang.

Selain itu, kota-kota lain seperti Yogyakarta, Pekalongan, dan Purwokerto juga mencatat tingkat keterisian kursi yang cukup tinggi.

Selain melayani penumpang, pihaknya juga memfasilitasi pengiriman lima unit sepeda motor milik pemudik untuk mendukung mobilitas mereka selama berada di kampung halaman.

Ia juga mengapresiasi ketertiban para peserta selama proses pendaftaran hingga verifikasi berlangsung.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait program tersebut.

"Insya Allah keberangkatan sepeda motor dan penumpang dijadwalkan pada 16 dan 17 Maret 2026. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan para peserta tetap menjaga kesehatan menjelang keberangkatan," kata dia.

Sebelumnya Kepala Seksi Angkutan Jalan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Sulistiyono Widodo menambahkan pendaftaran program mudik gratis telah dibuka sejak 22 Februari hingga 2 Maret 2026 secara daring melalui laman website resmi.

Adapun proses verifikasi data berlangsung pada 25 Februari hingga 5 Maret 2026.

"Program tahunan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menyambut momentum Hari Raya Idul Fitri," kata dia.

Ia menegaskan program ini juga menjadi langkah pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, yang memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi di jalan raya.

"Semoga melalui program ini pelayanan transportasi publik dapat terus meningkat serta menjadi solusi yang lebih humanis bagi warga Jakarta," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang warga Semper Timur, Tanto (51) mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis dari Pemprov DKI Jakarta. Tahun ini ia berencana mudik ke Sidoarjo, Jawa Timur.

Menurut dia proses pendaftaran cukup mudah karena dilakukan secara daring dengan melampirkan KTP dan Kartu Keluarga.

"Sangat membantu. Ini tahun kedua saya mengikuti program mudik gratis dari Pemprov DKI. Semoga kuotanya terus bertambah setiap tahun agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya," kata dia.

Baca juga: DKI juga siapkan mudik gratis ke 10 pulau Kepulauan Seribu

Baca juga: 519 calon peserta mudik gratis klaster dua Jaksel diverifikasi

Baca juga: Pemkot Jakut verifikasi warga yang ikut program Mudik Gratis 2026

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |