23 satuan pendidikan di Nagan Raya sudah beraktivitas pascabencana 

2 hours ago 2

Nagan Raya (ANTARA) - Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh menyebut sebanyak 23 satuan pendidikan yang terdampak bencana alam banjir bandang saat ini sudah mulai pulih dan beraktivitas kembali dengan menggelar belajar mengajar bagi anak didik.

“Saat ini, sebanyak 17 satuan pendidikan di jenjang sekolah dasar dan enam satuan pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama sudah kembali beraktivitas,” kata Ketua MPD Kabupaten Nagan Raya, Aceh Abdul Rani Cut di Nagan Raya, Kamis.

Baca juga: Pemkab Nagan Raya bagikan 300 seragam sekolah untuk korban banjir

Hal ini diketahui setelah jajaran MPD Nagan Raya melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap aktivitas belajar mengajar di sejumlah satuan pendidikan yang terdampak bencana alam banjir bandang.

Adapun sebaran lokasi satuan pendidikan yang terdampak bencana alam di Kabupaten Nagan Raya meliputi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Darul Makmur, Tripa Makmur, serta Kecamatan Tadu Raya.

Abdul Rani Cut mengatakan pengawasan yang dilakukan oleh MPD untuk melihat langsung kondisi satuan pendidikan pasca-bencana banjir pada 26 November 2025, guna mengetahui kondisi terkini perkembangan pendidikan pasca-bencana di daerah setempat.

Baca juga: Proyek pendidikan di Nagan Raya senilai Rp2,9 miliar diduga bermasalah

Baca juga: 23 gedung sekolah di Nagan Raya Aceh rusak akibat banjir bandang

Nantinya, hasil pemantauan dan pengawasan ini dituangkan dalam bentuk rekomendasi tertulis untuk disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya sebagai upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan bagi anak didik.

Abdul Rani Cut mengatakan upaya pemulihan dan proses rehabilitasi serta rekonstruksi pasca-bencana alam tentunya tidak mudah, sehingga MPD Nagan Raya mengajak semua pihak untuk dapat mendukung upaya pemerintah dalam melakukan percepatan pemulihan setelah bencana ini.

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |