Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa inovasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) merupakan salah satu pendorong utama kemajuan bangsa, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia.
Hal itu dikatakannya saat menerima audiensi komunitas anak muda pencinta Artificial Intelligence (AI) di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat.
Sebagaimana dikutip dari rilis pers yang diterima, Jumat, Wapres menilai bahwa AI bukan hanya tentang teknologi canggih, tetapi bagaimana dapat menjadi alat untuk mempermudah akses bagi masyarakat, alat pencari referensi mendalam tentang berbagai disiplin ilmu, hingga membantu penyelesaian masalah nyata di masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Gibran turut mengapresiasi semangat anak muda dalam mengembangkan AI, terutama di sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan industri kreatif.
Baca juga: LPI: Kinerja Wapres Gibran mendukung maksimalkan kinerja pemerintah
Menurutnya, talenta digital Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global. Wapres pun memberi motivasi agar anak-anak muda Indonesia bukan hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi inovator dan pencipta solusi berbasis AI yang berdampak luas bagi masyarakat.
Gibran mengatakan pemerintah akan terus mendukung pengembangan talenta digital melalui kebijakan yang pro-inovasi.
Wapres juga mendorong anak-anak muda Indonesia, khususnya yang saat ini berada di jenjang sekolah menengah atas (SMA) maupun kejuruan (SMK) mendapatkan akses yang mudah untuk mempelajari AI.
Hal ini sebagai upaya mempersiapkan generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan di masa depan.
Sejalan dengan Wapres, salah satu peserta audiensi yang tergabung dalam komunitas AICO Tommy Teja menyampaikan bahwa walaupun AI merupakan hal yang tergolong baru di Indonesia, namun antusiasme terhadap bidang ini mulai naik, khususnya di kalangan generasi muda.
Baca juga: Wapres ingatkan kepala daerah sinergi di bawah satu komando Presiden
“Sebenarnya kita melihat dari anak muda di Indonesia, AI ini kan satu hal yang baru dan di tempat-tempat komunitas kita melihat awalnya skeptis, orang Indonesia belum untuk AI. Tapi saat kita membangun (komunitas ini), ternyata orang-orang banyak yang antusias sekali terhadap AI dan apalagi generasi muda,” kata dia.
Untuk itu, kata Tommy, AICO sebagai komunitas AI terbesar di Indonesia saat ini siap untuk mendukung visi pemerintah dalam memanfaatkan AI untuk kemajuan bangsa dan akan dimulai dengan langkah-langkah konkret untuk implementasinya.
“Kita ada bikin program namanya program Giving Back, jadi ini seperti program nasional di mana kita mengajarkan anak-anak Indonesia ke sekolah-sekolah buat belajar AI,” pungkasnya.
Melalui pemanfaatan AI untuk mendukung kemajuan bangsa, Wapres berharap efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor dapat ditingkatkan, sekaligus membuka peluang baru dalam ekonomi digital.
Saat menutup pertemuan, Gibran kembali menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, serta berbagai komunitas pecinta AI dalam membangun ekosistem AI yang berkelanjutan dan inklusif.
Baca juga: Wapres yakin Tol Yogyakarta-Bawen dongkrak daya saing daerah
Baca juga: Gibran janji pemerintah terus perluas jangkauan CKG hingga daerah 3T
Baca juga: Wapres minta kepala daerah waspadai kelangkaan jelang Ramadhan
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025