Jakarta (ANTARA) - Seorang perempuan berinisial SN diduga menjadi korban pelecehan oleh sopir taksi online di wilayah Jakarta Barat (Jakbar).
Kekasih korban, Hanif, menceritakan insiden yang menimpa kekasihnya itu terjadi pada Kamis (6/8) sore.
Saat itu, kekasihnya hendak berangkat dari wilayah Petukangan, Jakarta Selatan, menuju wilayah Jembatan Besi, Jakarta Barat, dengan menggunakan taksi online.
"Nah, dalam proses perjalanan itu, tiba-tiba pacar saya itu mengalami pelecehan," kata Hanif kepada wartawan saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan kekasihnya yang awalnya duduk di bangku belakang itu kemudian diminta oleh terduga pelaku untuk pindah ke bangku depan. Kekasihnya pun setuju untuk berpindah ke bangku depan.
"(Kemudian) Diajak ngobrol, nih, pacar saya. Awal ngobrol, cerita tentang kisah keluarganya lagi carut-marut gitu. Terus tiba-tiba, tangan pacar saya itu ditarik, lalu dicium tangannya," ujar Hanif.
Baca juga: Polisi periksa kejiwaan pria yang lecehkan anjing peliharaan di Jakut
Saat itu, dia menyebutkan sang kekasih sempat memberontak dan mencoba melakukan perlawanan. Selama itu, Hanif menyebut sang pacar juga berusaha menghubunginya untuk meminta bantuan.
Menurut Hanif, saat berada di kawasan Jalan Raya Joglo, pelaku sempat berhenti untuk mengisi kartu tol elektronik dan kembali melanjutkan perjalanan.
Saat itulah terduga pelaku melancarkan modusnya. Ia meminta ponsel korban untuk melihat maps lantaran ponselnya error.
"Nah, dalam perjalanan itu, si driver ini modusnya adalah maps di aplikasinya itu error," tutur Hanif.
Saat kembali dalam perjalanan, kata Hanif, terduga pelaku kembali berusaha melakukan pelecehan dengan memegang bagian sensitif korban.
"Dapat lagi itu (pelecehan). Ssambil lihat maps itu, dia sambil memegang pahanya, paha pacar saya," ungkap Hanif.
"Pacar saya sempat ngelawan, katanya 'jangan, nanti saya bilangin sama pacar saya'," tambah Hanif menirukan perkataan pacarnya itu.
Baca juga: Polisi tangkap pria yang lecehkan dua anak tirinya di bawah umur
Kemudian, lanjut Hanif, sang kekasih mengirim lokasi langsung dan Hanif segera menuju titik tersebut.
Ketika bertemu, Hanif langsung menegur sopir taksi tersebut dan membawanya untuk diamankan.
"Setelah warga ramai, setelah ditangkap lah, gitu, kan, warga menyarankan untuk mendampingi ke polisi," terang Hanif.
Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan yang dialami penumpang oleh sopir taksi online tersebut.
"(Iya) Bahwa ada laporan (terkait dugaan pelecehan) di Polres," tutur Wisnu.
Laporan polisi, kata dia, dibuat pada Kamis (6/8). Dalam kasus ini, sopir taksi online berinisial ARA telah ditahan.
"Sopir taksi online berinisial ARA sudah ditahan," imbuh Wisnu.
Baca juga: Ini modus tukang rujak di Jakbar cabuli siswi SD
Baca juga: Polisi selidiki kasus pelecehan seksual di peron Stasiun Kebayoran
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































