Wamenkes sarankan Aceh imunisasi di hari libur demi tingkatkan cakupan

4 hours ago 6

Banda Aceh (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono menyarankan agar program imunisasi di Aceh dilaksanakan saat hari libur sebagai salah satu solusi peningkatan cakupan yang hingga kini masih cukup rendah di tanah rencong.

"Nanti akan kita buat modifikasi bagaimana misalnya imunisasi pada saat hari Sabtu atau hari libur," kata Dante Saksono, di Banda Aceh, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan Dante Saksono dalam jumpa pers usai meninjau pelaksanaan imunisasi di Posyandu Panteriek dan Puskesmas Batoh, Kota Banda Aceh.

Dirinya menyampaikan, kunjungannya ke Aceh juga karena cakupan imunisasi daerah ini masih cukup rendah, yakni baru sekitar 33 persen. Kondisi itu ternyata disebabkan beberapa kendala yang dihadapi.

Baca juga: Kemenkes optimalkan terapi tuberkulosis untuk cegah penularan kasus

Salah satu diantaranya adalah karena yang memutuskan anak untuk imunisasi di Aceh adalah seorang ayah. Tetapi, pengambil keputusan dalam keluarga itu sibuk bekerja dan tak bisa mendampingi.

"Di Aceh ini, yang memutuskan bapaknya, bapaknya bekerja. Kadang-kadang yang memberi keputusan tidak ada sehingga anaknya tidak diimunisasi. Maka nanti akan kita buat modifikasi di hari libur," ujarnya.

Masalah lain rendahnya imunisasi di Aceh, lanjut Wamenkes, karena adanya anggapan masyarakat yang keliru. Misalnya, anak bakal sakit demam setelah menerima diimunisasi.

Padahal, itu demam yang tidak membahayakan. Memang suhunya sedikit naik. Karena saat itu antibodi anak atau kekebalan tubuhnya sedang dibentuk, artinya bagus, dan itu tidak berbahaya.

"Kekebalan tubuh yang sedang dibentuk itu membutuhkan mekanisme dan metabolisme yang harus suhunya naik dulu dan itu tidak berbahaya. Ini beberapa kendala yang menjadi masalah di Aceh," katanya.

Ia menuturkan, pada awal-awalnya cakupan imunisasi di Aceh tinggi, tetapi pasca pandemi COVID-19 isunya mulai negatif mengenai vaksinasi. Sehingga persoalan tersebut membuat imunisasi Aceh kembali rendah.

"Nah, ini PR kita bareng-bareng, teman-teman sebagai media, ini punya kolaborasi dengan kita juga, supaya membangun ekosistem informasi yang benar dan konstruktif kepada masyarakat bahwa imunisasi ini perlu," demikian Dante Saksono.

Baca juga: Wamenkes: Strategi Bandung bisa ditiru guna tekan angka zero dose RI

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |