Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono mendorong realisasi segera Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Padang Raya sebagai bagian upaya menyelesaikan isu sampah.
Dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat, Wamen LH/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Diaz menyampaikan apresiasi telah ditandatanganinya perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan para wali kota untuk pembangunan PSEL Padang Raya yang dilakukan pada Kamis (9/4).
"Pesan atau titipan saya, ini baru PKS terus lelang baru groundbreaking, anggap tiga tahun paling cepat, bahkan ada yang sudah groundbreaking tapi tidak jadi, jadi perlu dipikirkan contingency plan, plan A dan plan B, best case scenario tiga tahun dan worst case scenario 10 tahun atau tidak jadi," kata Wamen LH Diaz.
Pembangunan PSEL Padang Raya sendiri merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Kota Solok, Pemerintah Kota Bukittinggi, dan Pemerintah Kota Padang Panjang.
Baca juga: Wamen LH: Pengelolaan sampah membaik, penegakan hukum akan turun
Lebih lanjut, Wamen Diaz menyoroti pentingnya pemilahan sampah dari sumber sebagai faktor penentu keberhasilan teknologi PSEL. Dia menjelaskan bahwa tingginya kadar air dalam sampah dapat mengganggu proses pengolahan, khususnya pada teknologi gasifikasi.
"Yang paling penting, pemahaman dari masyarakat bahwa pemilahan itu masih harus terus dilakukan, kalau moisture content terlalu tinggi karena sampah terlalu basah, mesinnya bisa rusak, ini yang teknologi gasifikasi, jadi mesti dikeringkan dulu, dan itu cost-nya tinggi, nanti yang masuk ke insineratornya sedikit dan produksi listrik jadi kecil," tutur Diaz.
Untuk itu, Wamen Diaz mendorong pemerintah daerah agar terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah, tidak hanya demi keberhasilan operasional PSEL, tetapi juga untuk masa depan pengelolaan sampah nasional.
Baca juga: Wamen LH: Pengelolaan sampah di Stasiun Cirebon semakin membaik
Baca juga: Wamen LH: Banyumas jadi barometer nasional penanganan sampah
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































