Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah bersama jajarannya meninjau persiapan keberangkatan mudik di Terminal Kalideres, Selasa.
Di lokasi, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap operasi posko kesehatan, kelayakan armada bus, posko Palang Merah Indonesia (PMI), serta kebersihan toilet.
"Pertama, tentu kita pastikan armada layak. Kemudian, kedua, juga terkait dengan supir, supir jangan sampai ada yang menggunakan obat-obatan melalaui tes urin. Itu udah dilakukan, berarti sudah oke," ujar Iin kepada wartawan di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Selasa.
Terkait fluktuasi penumpang, dia melihat adanya potensi lonjakan pada H-4 Lebaran di terminal tersebut.
"Memang fluktuasi jumlah penumpang kemarin dua hari lalu lebih tinggi dari hari ini. Tapi, kemungkinan juga tadi saya lihat bisa penuh sekali masyarakat," tutur Iin.
Pada H-4 Lebaran, pemudik nampak memadati Terminal Kalideres, Selasa.
Berdasarkan data yang diterima ANTARA, terdapat 341 penumpang berangkat pada Selasa hingga pukul 10.00 WIB.
Pantauan ANTARA di lokasi pada pukul 13.00 WIB, penumpang memadati area tunggu di depan barisan loket pembelian tiket.
Baca juga: Jelang puncak mudik, penumpang padati Terminal Kalideres
Kursi-kursi ruang tunggu pun tak cukup menampung banyaknya penumpang, sehingga banyak dari mereka yang terpaksa berdiri atau duduk melipir di pojok-pojok terminal.
Para penumpang yang memadati Terminal Kalideres diketahui hendak bertolak ke berbagai wilayah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Pulau Sumatera.
Sementara itu, bus-bus nampak keluar masuk area terminal. Petugas pun bersiaga di lokasi agar sirkulasi atau mobilitas di dalam terminal itu tetap lancar.
Selama arus mudik Lebaran 2026, ribuan pemudik telah bertolak dari Terminal Kalideres sejak 13 hingga 17 Maret 2026. Mobilitas itu didukung oleh ratusan unit bus yang dikerahkan untuk melayani berbagai rute di Pulau Jawa dan Sumatera.
Pada 13 Maret 2026, sebanyak 1.484 penumpang berangkat dari Terminal Kalideres, yang kemudian meningkat menjadi 1.779 orang pada hari berikutnya.
Puncak arus keberangkatan sejauh ini terjadi pada 15 Maret dengan total 2.276 penumpang, disusul 1.861 orang pada 16 Maret.
Pada Selasa, hingga pukul 10.30 WIB, tercatat sudah ada 341 penumpang yang bertolak ke kampung halaman.
Secara akumulatif, sebanyak 558 unit bus telah diberangkatkan sejak 13 hingga 17 Maret pagi. Jumlah pemudik di Terminal Kalideres diprediksi terus bertambah seiring pergerakan penumpang hingga sore nanti.
Baca juga: Arus mudik, Terminal Kalideres lakukan tes urine para sopir
Baca juga: Jumlah penumpang mudik Terminal Kalideres Jakbar mulai meningkat
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































