Iran diduga kurangi produksi minyak akibat blokade AS

1 hour ago 2

Moskow (ANTARA) - Iran diduga mulai mengurangi jumlah produksi minyak akibat blokade yang diberlakukan Angkatan Laut Amerika Serikat, menurut laporan Bloomberg dengan mengutip pejabat senior.

Teheran memangkas produksi minyak sebagai upaya pencegahan agar kapasitas minyak tidak mencukupi, daripada menunggu tangki terisi penuh. Namun, Bloomberg tidak menyebut secara rinci negara asal pejabat yang menyampaikan informasi itu.

Masih menurut kantor berita swasta Amerika yang fokus pada isu ekonomi itu, para insinyur Iran mampu menutup sumur-sumur minyak dan tetap dapat melakukan kegiatan produksi tanpa menimbulkan kerusakan yang serius.

Baca juga: Militer Iran pastikan tiada kapal melintasi Selat Hormuz tanpa Izin

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang target di Iran hingga menewaskan lebih dari 3.000 orang. AS dan Iran pun kemudian mengumumkan gencatan senjata sejak 8 April lalu dan dilanjutkan dengan negosiasi yang dimediasi di Islamabad, Pakistan.

Pada Jumat lalu (1/5), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengirim surat kepada Kongres AS dan mengumumkan berakhirnya permusuhan terhadap Iran. Trump mengatakan pasukan Amerika tetap berada di wilayah tersebut guna mencegah potensi ancaman dari Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Iran serahkan usulan perdamaian 14 poin demi akhiri perang dengan AS

Baca juga: Iran peringatkan konflik baru dengan AS kemungkinan besar akan terjadi

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |