Lombok Timur (ANTARA) - Sebanyak 393 calon haji Kabupaten Lombok Timur yang masuk kelompok terbang (Kloter) 9 Embarkasi Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) diberangkatkan melalui Bandara Internasional Lombok menuju Tanah Suci Makkah, Arah Saudi.
"Tidak semua orang bisa berangkat haji walaupun mereka mampu, walaupun mereka punya uang. Tetapi Bapak-Ibu ini adalah tamu Allah SWT yang sangat istimewa," kata Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat acara pelepasan jamaah calon haji (JCH) di Masjid Agung di Lombok Timur, Minggu.
Ia mengatakan dari 1,5 juta penduduk Lombok Timur, yang bisa melaksanakan ibadah berhaji tahun 1447 hijriah ini adalah 1.406 calon haji termasuk 393 calon haji yang tergabung dalam kloter 9 Embarkasi Lombok ini.
"Tidak semua orang bisa berangkat haji meskipun mampu," katanya.
Bupati mengakui Pemerintah Kabupaten Lombok Timur belum dapat memberikan pelayanan lebih kepada para jamaah calon haji. Tahun ini Pemda hanya dapat memberikan seragam dan diharapkan sebagai identitas, sehingga calon haji Lombok Timur dapat saling mengenali satu sama lain ketika berada di Tanah Suci Makkah.
“Jadi baju ini niatnya agar kita saling tanda, antara satu jamaah dengan lainnya. Ada lambang Lombok Timur di situ,” katanya.
Ke depan ia berjanji pemerintah daerah akan memberikan pelayanan yang lebih baik, diantaranya dengan membayarkan kepesertaan BPJS bagi JCH tiga bulan sebelum berangkat, sampai dengan tiga bulan setelah berangkat.
“Tidak boleh JCH tidak memiliki BPJS, baik BPJS kesehatan, maupun BPJS Ketenagkerjaan. Karena itu pemerintah ke depan akan membayarkan BPJS Ketenagakerjaan tiga bulan sebelum berangkat,” terangnya.
Dengan demikian jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan ahli waris tidak ditinggalkan begitu saja, namun pihaknya tetap berharap para jamaah calon haji tetap dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan syariat Islam.
Kepada jamaah Bupati berpesan untuk fokus menjalankan ibadah dan dengan keikhlasan. Di samping itu jamaah juga diingatkan untuk menjaga sikap, perbuatan dan perkataan seraya mengutip hadist.
"Apabila kita mengerjakan ibadah haji dengan tidak berkata kotor dan berbuat fasik, maka bapak-ibu niscaya sama seperti anak yang baru keluar dai perut ibunya,” katanya.
Bupati juga mengingatkan untuk senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental serta mengikuti arahan dari petugas haji dan ia meminta agar jamaah mendoakan agar Kabupaten Lombok Timur dapat menjadi kabupaten yang aman, maju, sejahtera, dijauhkan dari bahaya dan bencana.
JCH kloter 9 yang diberangkatkan pada 3 Mei dengan rencana kepulangan pada 12 Juni 2026 mendatang.
Baca juga: Satu calon haji Lombok Timur meninggal di tanah suci
Baca juga: JCH NTB diminta fokus ibadah daripada sibuk membuat konten
Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































