Trump sebut AS sepenuhnya hancurkan Iran

6 hours ago 1

Istanbul (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat pagi bahwa Amerika Serikat "sepenuhnya menghancurkan" Iran secara militer dan ekonomi, demikian katanya sambil mengkritik pemberitaan The New York Times yang menyebut sebaliknya.

"Kami sepenuhnya menghancurkan rezim teroris Iran secara militer, ekonomi, dan lainnya. Namun, jika Anda membaca New York Times yang gagal, Anda akan berpikir keliru bahwa kami tidak menang," tulis Trump dalam unggahan di platform media sosial Truth Social.

Presiden Amerika itu mengatakan aset militer Iran sedang mengalami kerusakan parah.

“Angkatan Laut Iran sudah tidak ada, Angkatan Udara mereka juga sudah tidak ada; rudal, drone, dan segala hal lainnya sedang dihancurkan dan para pemimpin mereka telah lenyap dari muka bumi," kata Trump.

Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat memiliki kapasitas militer yang sangat besar dan akan melanjutkan operasinya.

Baca juga: Trump: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mungkin masih hidup

"Kami memiliki daya tembak yang tak tertandingi, amunisi tak terbatas, dan banyak waktu; lihat saja apa yang akan terjadi pada para penjahat gila ini hari ini," tulisnya.

Presiden itu juga menuduh Iran telah lama melakukan kekerasan.

“Mereka telah membunuh orang-orang tak bersalah di seluruh dunia selama 47 tahun dan sekarang saya, sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat, sedang membunuh mereka. Sungguh suatu kehormatan besar untuk melakukannya!" tegas Trump.

Pernyataan tersebut muncul di tengah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu hingga menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk beberapa pejabat tinggi.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Irak, serta negara-negara Teluk yang terdapat lokasi aset militer milik Amerika Serikat.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Iran ancam buat Trump membayar atas agresi militer AS-Israel

Baca juga: Trump akan lanjutkan operasi militer di Iran hingga empat pekan lagi

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |