Transformasi, inovasi kesehatan RI bawa Kemenkes raih dua penghargaan

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan mengatakan transformasi digital dan inovasi layanan kesehatan Indonesia diakui di tingkat Asia-Pasifik dalam Festival of Innovation Award 2026, di mana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan program Cek Kesehatan Gratis meraih penghargaan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Aji Muhawarman mengatakan di Jakarta, Jumat, penghargaan pertama adalah Special Mention untuk kategori Digital Leader of the Year yang dianugerahkan kepada Menkes atas kepemimpinannya membangun ekosistem SATUSEHAT sebagai Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKN) yang terintegrasi.

"Langkah strategis Menkes dinilai berhasil mendorong efisiensi birokrasi serta memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat," kata Aji.

Penghargaan kedua adalah Special Mention pada kategori Agility Award, yang diberikan untuk program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, CKG dinilai responsif dalam memenuhi kebutuhan layanan preventif melalui inovasi teknologi dan kebijakan berbasis data near real-time.

Baca juga: Kemenkes: Jaga kesehatan pendengaran anak demi Indonesia Emas 2045

"Hingga hari ini (5/3) penduduk Indonesia yang telah mendaftar program CKG tercatat sebanyak 85.320.550," katanya

Festival of Innovation Award merupakan ajang tahunan bagi sektor publik se-Asia Pasifik yang menunjukkan keberhasilan pelayanan melalui teknologi. Kategori Digital Leader menyoroti tokoh penggerak inovasi digital, sementara Agility Award menekankan kemampuan instansi beradaptasi secara cepat melalui solusi praktis dan efisien menghadapi tantangan kesehatan.

Dia menyebutkan, apresiasi ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas program Cek Kesehatan Gratis. Fokus utama kami adalah memastikan setiap warga negara, tanpa terkecuali, dapat mengakses layanan kesehatan preventif dengan mudah dan cepat melalui dukungan teknologi digital yang terintegrasi," ujarnya.

Capaian ini juga diharapkan memperkuat keberlanjutan integrasi data kesehatan dalam ekosistem SATUSEHAT. Upaya digitalisasi akan terus ditingkatkan guna memastikan pelayanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga: Menkes ingatkan pentingnya imunisasi untuk hadapi KLB campak
Baca juga: Menkes ingatkan isu kesehatan jiwa anak perlu diselesaikan di keluarga

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |