Jakarta (ANTARA) - Indonesia Cycling Federation (ICF) mengintensifkan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) serta memperbanyak keikutsertaan atlet pada kompetisi internasional sebagai persiapan untuk menghadapi Asian Games 2026.
Sekretaris Jenderal ICF Jadi Rajagukguk mengatakan bahwa komposisi atlet yang diproyeksikan tampil pada ajang empat tahunan tersebut sudah mulai terbentuk.
"Sudah dimasukkan, ada sekitar 26 atlet. Untuk nomor track juga sudah ada," ujar Jadi ketika ditemui di sela pelaksanaan Indonesia Track Cup I 2026 di Jakarta International Velodrome, Sabtu.
Baca juga: ICF targetkan empat medali emas di Asian Games 2026
Baca juga: Bernard Van Aert dan Terry Yudha borong medali di Indonesia Track Cup
Dia melanjutkan, pelatnas masih berlangsung dan tersebar di sejumlah daerah sesuai dengan nomor yang dipertandingkan.
Untuk nomor track dipusatkan di Yogyakarta dan Jakarta, mountain bike (MTB) di Lumajang, BMX di Jakarta dan Banyuwangi, serta BMX freestyle di Jakarta.
Menurut dia, program pelatnas akan terus dijalankan hingga mendekati pelaksanaan Asian Games 2026, yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, 19 September-4 Oktober.
"Pelatnas masih berlangsung dan akan terus kami upayakan sampai Asian Games nanti," ujar Jadi.
Selain pelatnas, ICF juga meningkatkan jam terbang atlet melalui berbagai kejuaraan internasional. Untuk nomor road, kata Jadi, atlet telah mengikuti lima kali uji coba di luar negeri.
Dia menambahkan, atlet MTB saat ini tengah mengikuti kompetisi di Jepang, sementara tim road baru saja kembali dari Uzbekistan.
Terkait pendanaan, Jadi memastikan tidak ada kendala berarti dan tetap berjalan sesuai rencana. ICF, lanjut dia, fokus pada pembinaan dan kompetisi.
Sementara itu, atlet balap sepeda Bernard Van Aert mengatakan lokasi pelatnas bersifat fleksibel menyesuaikan kebutuhan dan agenda lomba.
"Kalau lagi padat lomba, kami training camp di Jakarta. Namun biasanya juga di Yogyakarta untuk persiapan jangka panjang karena lebih mendukung latihan di jalan raya," tutur Jadi.
Dia menyebut, tim track baru saja kembali dari ajang di Malaysia. Mereka juga menjalani pemusatan latihan lebih dari satu bulan di Jakarta untuk mengikuti Indonesia Track Cup 2026.
Senada, atlet balap sepeda lainnya Terry Yudha mengatakan pelatnas telah dimulai sejak akhir Februari hingga Maret 2026.
Menurut dia, Yogyakarta menjadi lokasi utama untuk meningkatkan daya tahan karena kondisi jalan yang lebih mendukung dibandingkan Jakarta.
"Kalau di Jakarta agak sulit untuk latihan endurance karena kondisi jalan. Kemungkinan setelah ini kami kembali ke Yogya," ujar Terry.
Baca juga: Indonesia Track Cup 2026 Jakarta resmi digelar diikuti enam negara
Baca juga: ICF DKI susun peta jalan prestasi balap sepeda lewat Rakerprov 2026
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































