Toprak Razgatlioglu masih kesulitan adaptasi, terkendala ban depan

2 weeks ago 18
Saat saya mengikuti Jack (Miller), saya terkejut karena kehilangan banyak waktu di tikungan pertama, dan sektor pertama secara umum

Jakarta (ANTARA) - Pembalap tim Pramac Yamaha Toprak Razgatlioglu mengakui dirinya masih mengalami kesulitan adaptasi menjelang debutnya di kelas utama pada MotoGP 2026 karena belum sepenuhnya mempercayai karakteristik ban depan Michelin.

Juara dunia World Superbike (WSBK) tiga kali tersebut menyatakan bahwa pemahaman terhadap limit cengkeraman ban depan menjadi kendala utama saat melakoni persiapan seri pembuka di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, akhir pekan ini.

​"Saat saya mengikuti Jack (Miller), saya terkejut karena kehilangan banyak waktu di tikungan pertama, dan sektor pertama secara umum," ujar Toprak dikutip dari laman Crash, di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Toprak Razgatlioglu punya target jangka panjang bersama Prima Pramac

​Toprak menjelaskan bahwa gaya berkendaranya saat ini cenderung lebih hati-hati dibandingkan para pembalap reguler lainnya. Ia merasa belum mampu memaksimalkan sudut kemiringan (lean angle) saat motor berada di tengah tikungan.

"Saya selalu berkendara sedikit lebih tenang karena tidak percaya pada ban depan. Saat pengereman tidak ada masalah, tetapi ketika mulai miring, saya tidak tahu batasnya," katanya menambahkan.

​Pada sesi tes pramusim di Buriram pekan lalu, pembalap asal Turki ini menempati posisi kedua dari belakang dengan selisih waktu lebih dari dua detik dari pembalap tercepat.

Toprak mencatatkan waktu terbaik 1 menit 30,7 detik. Ia sempat membuntuti rekan setimnya, Jack Miller, untuk mempelajari titik kelemahan performanya. Toprak mengaku heran melihat cara Miller merebahkan motor dengan ekstrem di tikungan pertama tanpa kehilangan kendali.

Baca juga: Toprak dapat julukan Casey Stoner 2.0

​"Ketika saya melihat Jack miring sekali, awalnya saya menunggu dia jatuh. Namun saat melihat dia tetap bisa menikung, saya terkejut. Saya hanya menunggu kehilangan ban depan, sementara pembalap lain tetap berbelok dengan kemiringan penuh," kata Toprak.

Menariknya, hingga saat ini Toprak belum pernah mengalami kecelakaan selama fase adaptasi. Ia menilai bahwa jatuh mungkin menjadi bagian dari proses untuk memahami batas kemampuan ban Michelin yang berbeda jauh dengan ban Pirelli yang ia gunakan selama bertahun-tahun di WSBK.

​"Saya belum pernah jatuh, tetapi mungkin saya perlu jatuh untuk memahami batasnya," tuturnya.

Baca juga: Toprak Razgatlioglu gunakan nomor 7 untuk debut MotoGP 2026

Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |