TNI AD bangun fasilitas pengairan untuk dukung lahan pertanian

1 week ago 5

Jakarta (ANTARA) - TNI Angkatan Darat (AD) membangun fasilitas pengairan untuk mendukung produktivitas lahan pertanian seluas lebih dari 100 ribu hektare.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa TNI AD telah membangun fasilitas pengairan pertanian di 1.703 titik sebagai bagian dari program Manunggal Air.

Ia mengatakan, lahan-lahan tersebut sebelumnya berada di daerah yang tidak memiliki ketersediaan air memadai sehingga tidak dapat memiliki pola panen seperti lahan pertanian yang telah dilengkapi dengan sistem irigasi.

Namun, dengan adanya fasilitas pengairan yang dibangun TNI AD, hasilnya mampu mengairi lahan tadah hujan seluas 83.150 hektare dan memberikan dampak signifikan bagi produktivitas pertanian setempat.

“Untuk air pertanian, kami sudah membuat untuk 83.150 hektare yang tadinya tadah hujan, sekarang mereka bisa tiga kali panen,” ujarnya.

Maruli mengatakan bahwa pembangunan fasilitas irigasi tersebut terus diperluas. TNI AD, kata dia, sudah mulai mengerjakan pembangunan fasilitas air pertanian di 445 titik dan ditargetkan dapat mengairi sekitar hektare lahan pertanian.

Dengan tambahan ratusan titik, maka total lahan yang mendapatkan dukungan pengairan pada tahun ini mencapai sekitar 100.120 hektare dan berpotensi meningkatkan produksi gabah nasional.

"Yang daerah tadah hujan 100.120 hektare bisa menjadi tiga kali panen. Mudah-mudahan gabah bisa jadi 1,5 juta ton per tahun," katanya.

Selain mendukung pertanian, TNI AD juga mengerjakan pembangunan jaringan pipanisasi untuk memenuhi kebutuhan air di sejumlah wilayah yang sulit mendapatkan sumber air.

Maruli mengungkapkan, salah satu jaringan pipanisasi terpanjang yang sedang dikerjakan berada di Pulau Bawean, Jawa Timur, dengan panjang mencapai 15 kilometer. Pembangunan jaringan pipa dengan panjang serupa juga tengah dilakukan di Samosir, Sumatera Utara.

"Mudah-mudahan juga selesai dalam waktu di akhir tahun ini,” ujarnya.

Baca juga: KSAD: TNI hanya bantu proyek yang tak terjangkau kementerian

Baca juga: TNI AD bangun titik air bersih dan sumber listrik untuk warga Papua

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |