BMKG deteksi 473 titik panas di Kalimantan Selatan

1 hour ago 3

Banjarbaru (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 473 titik panas (hotspots) di Kalimantan Selatan, Selasa, yang tersebar di 11 kabupaten dan kota dengan sebaran terbanyak terdeteksi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Banjar.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor BMKG Kalimantan Selatan, Utari Randiana, mengatakan data tersebut merupakan hasil pemantauan Sistem Informasi Hotspot Kalimantan per Selasa pukul 07.00 Wita.

Dalam hasil pemantauan tersebut, terdapat dua wilayah yang tidak terdeteksi titik panas, yaitu Banjarmasin dan Balangan.

"Dari total 473 titik panas tersebut, sebanyak 425 titik memiliki tingkat kategori sedang, 32 titik kategori tinggi, dan 16 titik dengan kategori rendah. Kategori sedang menjadi yang paling dominan dengan proporsi sekitar 89,9 persen," kata Utari di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa.

Baca juga: Dudung: Penanganan karhutla harus cepat dan tegas

Titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang tersebar di 11 kabupaten dan kota, yakni Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Kotabaru, Tabalong, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Tapin, dan Kota Banjarbaru.

Sementara itu, kategori tinggi tersebar di tujuh kabupaten dan kota, yakni Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu, Tapin, dan Kota Banjarbaru.

Kabupaten Hulu Sungai Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 118 titik, yang kemudian disusul Kabupaten Tapin sebanyak 102 titik dan Kabupaten Banjar sebanyak 99 titik.

Ketiga wilayah tersebut menjadi daerah dengan jumlah deteksi titik panas tertinggi berdasarkan hasil pemantauan BMKG.

Untuk kategori sedang, sebaran titik panas mencakup seluruh 11 kabupaten dan kota, sedangkan kategori tinggi terdeteksi di tujuh kabupaten dan kota.

Baca juga: Tim SAR Polda Kalbar patroli pembasahan lahan terbakar

Selain tiga wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, titik panas juga terdeteksi di Barito Kuala, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Kota Banjarbaru, Kotabaru, Tabalong, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut.

Sebaran tersebut merupakan hasil pemantauan berdasarkan tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi.

Selain pemantauan titik panas, BMKG juga mengeluarkan sistem peringatan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, yang menunjukkan hampir seluruh wilayah di 13 kabupaten dan kota zona merah, menandakan tingkat bahaya karhutla berada pada kategori sangat tinggi.

Baca juga: Kemenhut sanksi 6 perusahaan sebabkan karhutla berulang di Kalimantan

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |