Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman memastikan fasilitas dan kualitas pelayanan berjalan maksimal saat meninjau langsung Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (7/5).
Sebagaimana keterangan yang diterima, Jumat, tinjauan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi manajemen pelayanan jamaah haji dari proses kedatangan hingga rencana pemberangkatan.
Dia memastikan kualitas fasilitas dan pelayanan haji tahun ini, termasuk akomodasi, kesehatan, dan konsumsi, telah berjalan dengan sangat maksimal.
"Nah saat ini saya lihat dari mulai proses nusuk sudah diserahkan di sini, kemudian pelayanan di sini juga saya lihat maksimal, baik kesehatan maupun tempat tidurnya, asramanya ini sudah sangat baik," ujar Dudung
Berdasarkan pengalamannya sebagai Amirul Hajj pada tahun 2024, Dudung menyoroti berbagai kemajuan pesat dalam tata kelola haji tahun ini. Salah satu perbaikan utama adalah pembagian kartu nusuk dan pengaturan kloter yang kini diselesaikan di tanah air, bukan lagi di tanah suci.
"Kebijakan ini secara efektif mencegah permasalahan di masa lalu, seperti jemaah yang terpisah hotel dengan anggota keluarganya," ujarnya.
Baca juga: Pertemuan KSP dan Dubes Arab Saudi bahas haji hingga investasi
Kepala Staf Kepresidenan juga mengapresiasi hadirnya kementerian yang khusus mengurus haji, yang berdampak pada penghapusan praktik haji menggunakan visa wisata, tidak adanya jamaah haji reguler yang terlantar, serta penyederhanaan birokrasi syarikah dari delapan menjadi hanya dua pihak.
Dalam arahannya di hadapan jamaah, Dudung secara khusus mengimbau jamaah calon haji untuk menjaga kesehatan dan fokus pada kekhusyukan ibadah haji.
Dia menyoroti banyak kasus jamaah meninggal dunia disebabkan oleh kelelahan ekstrem akibat terlalu banyak melakukan badal umroh (mengumrohkan kerabat) secara berulang-ulang, serta terlalu banyak berwisata atau berbelanja.
"Jangan terlalu banyak dititipi saudara-saudara, dititipkan umroh dan sebagainya yang akhirnya nanti kita tidak khusyuk dengan diri sendiri," pesan Dudung, seraya mengingatkan bahwa banyak barang souvenir di tanah suci yang sebenarnya dapat ditemukan di dalam negeri.
Baca juga: Diutus Prabowo, Dudung jembatani komunikasi pemerintah dengan ulama
Selain itu, Kastaf juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kartu nusuk dengan baik, seperti mengikatnya atau memasukkannya ke tas kecil, agar tidak hilang saat melakukan ibadah haji.
Melalui perbaikan sistem dan kedisiplinan jamaah dalam menjaga kesehatan, kata dia, pemerintah menargetkan angka kematian jamaah tahun ini dapat semakin menurun.
Hingga saat ini, proses pemberangkatan jamaah calon haji terus dilakukan secara bertahap. Mengakhiri tinjauannya, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyampaikan pesan dan doa dari Presiden Prabowo Subianto untuk seluruh jamaah.
"Saya selaku Kepala Staf Kepresidenan tentunya mewakili Bapak Presiden mendoakan semoga jamaah calon haji diberikan kekuatan dan kesehatan dalam melaksanakan ibadah haji, bisa berjalan dengan lancar, aman, sehat, dan Insya Allah kembali ke tanah air dengan selamat," tuturnya.
Baca juga: Kementerian Haji dan Umrah: Jumlah jamaah tertahan turun drastis
Baca juga: Antisipasi jamaah tersesat, petugas siaga di 9 titik Masjidil Haram
Baca juga: Saudi: Angkut jemaah haji ilegal didenda 50.000 riyal, tambah penjara
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































