Tinjau AI Ready ASEAN, Gibran dorong pelajar kuasai teknologi AI

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong pelajar menguasai teknologi dan etika kecerdasan artifisial (AI), saat meninjau AI Ready ASEAN bertajuk “Empowering Students for the Future: AI Literacy for a Digital ASEAN” di Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Sebagaimana keterangan yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu, dijelaskan kegiatan lokakarya tersebut diikuti sekitar 500 siswa dan bertujuan memperluas literasi AI sekaligus membekali pelajar dengan pemahaman dasar pemanfaatan teknologi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Kunjungan ini sejalan dengan pelaksanaan Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia unggul, percepatan transformasi digital, serta peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi guna mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan global di era ekonomi digital.

Dalam sambutannya, Wapres menekankan pentingnya pengenalan teknologi sejak dini agar generasi muda Indonesia tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi global.

Gibran menjelaskan kunjungan ke sejumlah sekolah di Jawa Barat bertujuan memperkenalkan literasi AI, robotik, serta pengembangan minat siswa pada bidang teknologi digital.

“Kita fokus mengunjungi sekolah-sekolah untuk mengenalkan AI, pelajaran robotik. Tadi di salah satu sekolah juga dikenalkan ekstrakurikuler yang fokus ke e-sport. Bahkan ada game yang bisa dipertandingkan di kompetisi tingkat internasional,” ujar Wapres.

Baca juga: Gibran minta guru dan orang tua kuasai AI di era transformasi digital

Gibran menambahkan penggunaan AI saat ini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam proses belajar mengajar di sekolah.

“Intinya penggunaan AI ini penting sekali untuk kehidupan sehari-hari, terutama untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar. Tapi di satu sisi kita juga harus tahu bahwa AI ini ada aturan main dan etikanya, jadi itu yang perlu diperhatikan,” jelasnya.

Wapres juga menyampaikan apresiasi kepada ASEAN Foundation dan Google.org yang telah mendukung penyelenggaraan program literasi AI bagi pelajar di Indonesia.

Menurut Gibran, pengenalan teknologi digital kepada siswa perlu terus diperluas agar generasi muda mampu menjawab tantangan zaman.

“Terima kasih sekali kepada ASEAN Foundation dan Google.org atas dukungannya untuk anak-anak kita. Kita tidak ingin anak-anak kita ketinggalan dalam perkembangan teknologi, khususnya AI,” kata Wapres.

Dalam kesempatan ini, Wapres juga berdialog dengan para siswa. Salah seorang siswa, Mirza Ali Musyafa, menanyakan pandangan Wapres terkait dampak lingkungan dari perkembangan teknologi AI, khususnya terkait penggunaan sumber daya air dalam operasional pusat data.

Baca juga: Wapres Gibran tekankan etika penggunaan AI saat kunjungan ke Rancaekek

Menanggapi pertanyaan tersebut, Wapres menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kelestarian lingkungan.

“Yang namanya kemajuan zaman pasti ada plus minusnya terhadap lingkungan. Tantangannya adalah mencari titik tengah. Kita ingin teknologi berkembang, kita ingin AI digunakan secara luas, tetapi keberlanjutan lingkungan juga harus tetap diperhatikan,” jelasnya.

Lokakarya AI Ready ASEAN merupakan program yang diselenggarakan oleh ASEAN Foundation dengan dukungan Google.org untuk memperluas literasi AI di kawasan Asia Tenggara.

Melalui program ini, para pelajar diperkenalkan pada konsep dasar AI, etika penggunaan teknologi, serta pemanfaatannya dalam berbagai aspek kehidupan.

Direktur Eksekutif ASEAN Foundation Piti Srisangnam menyampaikan program tersebut bertujuan memberikan kesempatan yang setara bagi pelajar untuk memahami teknologi AI dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab.

“Kami percaya setiap pelajar, di mana pun mereka berada, berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk memahami dan memanfaatkan kecerdasan artifisial. Transformasi digital bukan sekadar tentang teknologi, tetapi tentang membuka peluang bagi generasi muda untuk berinovasi dan memberi dampak positif bagi komunitasnya,” ujarnya.

Baca juga: AI Ready ASEAN hadir di Jateng, Gibran sambut sinergi lintas sektor

Baca juga: Wapres ingin pemuda RI mampu beradaptasi tapi tak bergantung pada AI

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |