Tim voli putri Indonesia tutup Asian Games 2026 di posisi keenam

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Tim voli putri Indonesia menutup perjuangannya pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan finis di posisi keenam setelah menelan kekalahan 0-3 (15-25, 20-25, dan 11-25) dari Chinese Taipei di Park Arena Komaki, Jepang, Selasa.

Sejak set pertama, Chinese Taipei langsung mengambil kendali permainan. Mereka mampu membangun keunggulan melalui perolehan poin secara beruntun sehingga Indonesia kesulitan mengejar. Chinese Taipei akhirnya menutup set pembuka dengan skor 25-15.

Memasuki set kedua, tim asuhan Marcos Sugiyama berusaha meningkatkan tekanan dan memberikan perlawanan lebih ketat. Indonesia sempat menjaga jarak perolehan poin, tetapi Chinese Taipei tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga akhirnya kembali merebut set kedua dengan skor 25-20.

Indonesia semakin kesulitan mengembangkan permainan pada set ketiga. Chinese Taipei kembali tampil konsisten dalam serangan dan pertahanan sehingga mampu menjauh dari kejaran Indonesia. Set ketiga akhirnya ditutup dengan skor 25-11 sekaligus memastikan kemenangan Chinese Taipei 3-0.

Baca juga: Timnas voli putri petik pengalaman berharga dari Jepang

Secara statistik, Chinese Taipei mencatat keunggulan cukup jelas dengan mengumpulkan 75 poin, sedangkan Indonesia hanya memperoleh 46 poin. Chinese Taipei juga mendapatkan 20 poin dari kesalahan yang dilakukan Indonesia, sementara Indonesia memperoleh 11 poin dari kesalahan lawan.

Pada sektor serangan, Chinese Taipei menghasilkan 43 poin dari 106 percobaan spike, sedangkan Indonesia mencatat 31 poin dari 116 percobaan. Efektivitas serangan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Chinese Taipei mampu menjaga keunggulan sepanjang pertandingan.

Chinese Taipei juga lebih efektif dalam servis dengan menghasilkan enam poin servis, sementara Indonesia tidak memperoleh poin langsung dari servis. Dalam hal blok, Chinese Taipei menghasilkan enam poin dari 48 percobaan, sedangkan Indonesia mencatat empat poin dari 35 percobaan.

Pada aspek pertahanan, Chinese Taipei mencatat 43 dig dari 63 percobaan atau 69 persen, sedangkan Indonesia membukukan 38 dig dari 67 percobaan atau 57 persen.

Baca juga: Voli putri Indonesia ke perebutan posisi lima usai kalah dari Thailand

Hasil tersebut membuat tim voli putri Indonesia mengakhiri kiprahnya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan catatan dua kemenangan dan dua kekalahan.

Indonesia sebelumnya mengawali persaingan dengan kemenangan atas Nepal sebelum kemudian kalah dari Jepang pada fase grup. Hasil tersebut membawa Indonesia melaju ke babak perempat final, tetapi langkah tim Merah Putih terhenti setelah kalah dari Thailand.

Indonesia kemudian melanjutkan perjuangan melalui pertandingan klasifikasi dan berhasil mengalahkan Vietnam. Kemenangan tersebut membawa Indonesia ke pertandingan perebutan posisi kelima dan keenam melawan Chinese Taipei.

Cabang bola voli Indonesia masih memiliki peluang untuk menyumbang medali melalui nomor voli putra yang akan memulai perjalanan pada 27 September.

Baca juga: Voli putri Indonesia tundukkan Vietnam 3-0

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |