Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam

12 hours ago 6

Kupang (ANTARA) - Badan SAR Nasional resmi menutup operasi pencarian terhadap satu WNA Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada 26 Desember lalu.

"Iya benar, ditutup per hari ini," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator) dihubungi dari Kupang, Jumat.

Operasi SAR kata dia ditutup oleh Bupati Manggarai Barat Edi Stasius Endi., bertempat di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Dia mengatakan tim SAR gabungan telah berjibaku selama 15 hari berturut-turut untuk melaksanakan operasi SAR pencarian kepada empat korban yang tenggelam dan hilang.

Selama 15 hari pencarian korban mulai dari tanggal 26 Desember hingga Jumat (9/1) pihaknya berhasil menemukan tiga korban tenggelam dalam keadaan tak bernyawa.

Korban pertama ditemukan pada Senin (29/12) pagi pukul 06.05 wita dalam keadaan meninggal dunia ditemukan sekitar 900 meter dari titik duga kapal tenggelam.Korban tersebut beridentitas perempuan WNA Spanyol.

Baca juga: DVI Polda NTT: Jasad yang ditemukan adalah bocah laki-laki WNA Spanyol

Korban kedua ditemukan pada pencarian hari ke-10 yakni pada Minggu (4/1) oleh tim SAR gabungan. Jasad korban tersebut terkonfirmasi adalah pelatih tim B Sepak Bola Wanita Valencia, Spanyol, Fernando Martin Carreras.

Dia ditemukan pada pukul 08.47 wita dan berjarak 1,13 nauticalmile atau sekitar dua kilometer dari titik duga kapal KM. Putri Sakina tenggelam.

Pada operasi SAR hari ke-12 pada Selasa (6/1) satu jasad korban akibat tenggelamnya KM. Putri Sakinah kembali ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Korban yang ditemukan tersebut adalah seorang laki-laki yang kemudian berhasil diidentifikasi berusia sepuluh tahun dan dipastikan adalah anak dari Fernando Martin Carreras.

Sementara itu korban yang belum ditemukan adalah Martines Ortuno Enriquejavier.

Dia menambahkan pihaknya telah berusaha sekuat tenaga untuk melakukan pencarian, dengan melakukan perluasan area pencarian, penambahan peralatan sonar, penambahan tim penyisiran dan penyelam dan alut telah dikerahkan secara maksimal namun hingga hari ke-15 namun1 WNA Spanyol belum bisa ditemukan dan dinyatakan hilang .

“Namun apabila di kemudian hari terdapat tanda-tanda penemuan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali, Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam 1 tujuan kemanusiaan ini,” ujar dia.

Baca juga: Basarnas perpanjang operasi pencarian WNA Spanyol korban kapal di NTT

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |