Mataram (ANTARA) - Kantor SAR Mataram bersama tim gabungan saat ini tengah melakukan operasi SAR intensif menyusul insiden kebakaran yang menimpa KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Rabu pagi.
"Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 04.15 WITA saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar. Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 WITA dan segera mengerahkan personel untuk melakukan proses evakuasi," ungkap Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
Ia menegaskan bahwa prioritas utama tim saat ini adalah keselamatan jiwa seluruh penumpang dan kru kapal.
"Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian," ujarnya.
Mengingat situasi yang darurat, Kantor SAR Mataram juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar yang turut mengerahkan KN SAR Arjuna untuk membantu proses evakuasi dan juga mengerahkan helikopter dari SGi Air Bali untuk pantauan yang lebih luas melalui udara.
Operasi SAR ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yatch, SGi Air Bali, masyarakat setempat, dan pihak terkait lainnya.
"Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan proses evakuasi," katanya.
Baca juga: SAR selamatkan 45 penumpang kapal wisata tenggelam di perairan Bima
Baca juga: Kantor SAR Mataram perkuat kesiapsiagaan maritim di Lombok Utara
Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































