Tiga wilayah yang jadi lokasi pertama bunga sakura bermekaran

5 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Mekarnya bunga sakura menjadi momentum yang ditunggu-tunggu baik oleh penduduk Jepang maupun para wisatawan yang melancong ke negara tersebut.

Laman Kyodo pada Senin (16/3) melaporkan bahwa observatorium dan meteorologi Jepang memastikan bunga sakura yang berada di tiga wilayah seperti Kofu, Gifu dan Kochi, akan mekar lebih awal pada tahun ini.

Bunga ikonik yang juga kerap disebut cherry blossom ini dilaporkan akan mekar lebih awal dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan tahun 2026 tercatat sebagai tahun dimana sakura mekar paling awal sejak pencatatan yang dimulai pada 1953.

Baca juga: Lima rekomendasi destinasi untuk menikmati mekarnya bunga sakura

Mekarnya bunga ini di Kofu, Prefektur Yamanashi sebelah barat Tokyo terjadi sembilan hari lebih awal dari tahun lalu serta 10 hari lebih awal dari rata-rata.

Serupa, di kota Gifu, Sakura juga mekar Sembilan hari lebih awal dari tahun sebelumnya dan Sembilan hari lebih awal dari rata-rata, kemudian bunga di Kochi mekar enam hari lebih awal dari tahun sebelumnya serta tujuh hari lebih awal secara rata-rata.

Adapun kondisi mekarnya bunga-bunga ini secara awal terjadi karena faktor curah hujan yang rendah serta durasi sinar matahari terutama di kota Kochi.

Bunga yang menandai awal baru, serta lekat akan budaya mendalam mengenai siklus hidup dan kematian serta kebersamaan masyarakat Jepang ini membutuhkan waktu setidaknya satu minggu untuk mekar secara penuh dan sempurna.

Dilaporkan bahwa di kastil Kochi, Jepang bagian barat memiliki lebih dari lima kuntum bunga standard yang mekar, dan menjadikannya secara berturut-turut menjadi bunga yang mekar paling awal untuk varietas Somei Yoshino atau varietas yang umum.

Baca juga: Lebaran di Jepang bertepatan dengan sakura bermekaran

Baca juga: Menikmati pemandangan bunga sakura liar yang bermekaran di Jiande

Baca juga: Festival bunga sakura dengan pemandangan gunung Fuji dibatalkan

Penerjemah: Sinta Ambarwati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |