Tiga lampu sorot untuk tambah penerangan di Taman Kota Cawang Jaktim

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur menambah tiga unit lampu sorot untuk menambah penerangan di kawasan Hutan Kota Cawang yang berada di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar.

"Penambahan penerangan dilakukan dengan pemasangan tiga unit lampu sorot untuk meningkatkan visibilitas dan keamanan area pada malam hari," kata Kepala Seksi Prasarana, Sarana, Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar Ikhsan di Jakarta, Kamis.

Yanuar menyebutkan, lampu sorot tersebut dipasang untuk memberikan pencahayaan yang lebih maksimal di kawasan taman kota yang sebelumnya dinilai masih minim penerangan.

Tiga lampu sorot yang dipasang yakni dua unit memiliki daya 240 watt dan satu unit lainnya berdaya 120 watt.

Baca juga: Pohon di Taman Kota Cawang dipangkas agar terlihat jelas dari luar

Lampu-lampu tersebut diposisikan untuk menjangkau area yang sebelumnya kurang mendapatkan pencahayaan.

"Supaya lebih terang dan dapat mencegah perilaku negatif di malam hari. Setelah pohon-pohon dipangkas, pencahayaan juga menjadi lebih optimal," katanya.

Menurut dia, dengan tambahan lampu sorot tersebut, area Taman Hutan Kota Cawang kini menjadi lebih terang sehingga dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di sekitar lokasi.

Selain pemasangan lampu, optimalisasi penerangan juga didukung oleh kegiatan pemangkasan pohon yang dilakukan oleh Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur.

Pemangkasan dilakukan agar cahaya dari lampu sorot tidak terhalang oleh rimbunnya pepohonan.

Baca juga: Cegah prostitusi, Pemkot pasang lampu tembak di Taman Kota Cawang

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas (Sudin) Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita menjelaskan, sebanyak 30 pohon rimbun di kawasan Taman Hutan Kota Cawang telah dipangkas.

"Penopingan ini tidak hanya untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang, tetapi juga agar pencahayaan dari lampu sorot dapat menjangkau seluruh area secara maksimal," katanya.

Ia menambahkan, proses pemangkasan dilakukan sejak 27 Februari hingga 1 Maret 2026 dengan melibatkan 14 personel Pasukan Hijau.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengerahkan satu unit mobil tangga serta satu unit truk bak terbuka untuk mendukung proses penopingan dan pengangkutan hasil pemangkasan.

Dengan adanya penambahan lampu sorot serta penataan pepohonan tersebut, diharapkan kawasan Taman Hutan Kota Cawang menjadi lebih terang, aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama saat malam hari.

Baca juga: Pemkot temukan alat kontrasepsi usai penertiban di Taman Kota Cawang

Sebelumnya, petugas menemukan sejumlah alat kontrasepsi dan botol sisa minuman keras (miras) di area Taman Hutan Kota Cawang.

Meski belum dapat dipastikan konteks penggunaannya, temuan tersebut memperkuat dugaan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan fungsi ruang publik.

Hingga akhirnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur menutup permanen dua titik akses masuk Taman Hutan Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, karena diduga menjadi tempat prostitusi sesama jenis saat malam hari.

Viral juga di media sosial Instagram @ijoel yang memperlihatkan sekumpulan remaja laki-laki masuk ke Taman Kota di kawasan Cawang melalui pinggiran pagar.

"Di taman sini sering jadi tempat kumpul cowo-cowo entah cowo bagaimana, saya tidak tau indikasinya mereka apa, setiap malam di atas jam 01.00 WIB pagi, mereka kumpul terus masuk ke taman entah ngapain sampai jam 02.00 pagi," ucap seseorang yang mengambil video di lokasi, seperti dikutip Instagram @ijoel.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |