Nusantara (ANTARA) - Sebanyak tiga investor sedang membangun sejumlah fasilitas penunjang di Ibu Kota Nusantara (IKN), setelah mereka menandatangani perjanjian kerja sama dengan Otorita IKN untuk berinvestasi dengan total nilai mencapai Rp1,27 triliun.
"Perjanjian kerja sama baru tersebut ditandatangani bersama oleh PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment dan PT Oceans Resto Nusantara dengan nilai investasi Rp1,27 triliun," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Nusantara, Selasa.
Penandatanganan perjanjian kerja sama tiga perusahaan ini mencakup pengembangan hunian dan berbagai fasilitas penunjang aktivitas kawasan, seperti pembangunan apartemen, perkantoran, restoran, kafetaria, hingga sport center.
Basuki pun menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para pelaku usaha yang terus menunjukkan komitmen untuk berinvestasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekosistem perkotaan di IKN.
Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dalam memberikan investasi di IKN. Basuki juga menyebut bahwa IKN masih membutuhkan sektor perhotelan, termasuk logistik atau restoran.
"Apalagi dengan adanya SMA Taruna Nusantara yang ditarget beroperasi tahun ini, tentu makin banyak fasilitas lain yang dibutuhkan. Bahkan mulai dibangun juga kawasan yudikatif dan legislatif. Jadi, ini akan menjadi tambahan kita melalui ekosistem perkotaan yang akan bertambah sampai dengan tahun 2028," ujarnya.
Untuk itu, Otorita IKN terus memberikan dukungan terhadap kemudahan berusaha serta percepatan proses perizinan bagi para pelaku usaha yang berinvestasi di kawasan Nusantara.
Ia bahkan menyebut bahwa saat ini merupakan momentum yang tepat bagi pelaku usaha untuk menjajaki berbagai peluang bisnis di IKN.
Dalam penandatangan kerja sama yang dilakukan dengan tiga perusahaan Senin kemarin, Basuki juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung apapun yang dibutuhkan dalam berinvestasi di IKN. Tidak perlu takut terkait proses perizinan, apalagi izin mendirikan bangunan.
"Insya Allah akan kami dukung, termasuk memberikan proses percepatan perizinan bagi mereka yang melakukan investasi di sini. Ini adalah waktu yang terbaik untuk melakukan investasi di Nusantara," katanya menegaskan.
Sementara itu, PT Starbright International Investment, perusahaan yang berafiliasi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co, Ltd tersebut akan mengembangkan apartemen suite, restoran, ritel, serta kawasan perkantoran yang dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal II tahun 2027.
Selain itu, PT Hauptstadt Indonesia Borneo akan membangun kafe bergaya pesawat terbang dengan konsep lounge and mini sport. Pembangunan fasilitas ini direncanakan dimulai pada kuartal III tahun 2026.
Adapun PT Oceans Resto Nusantara, sebagai salah satu restoran seafood terkemuka di Balikpapan, akan memulai perencanaan pembangunan restoran pada kuartal II tahun 2026.
Baca juga: Pekerja IKN pengaruhi lonjakan penumpang Band
Baca juga: Tol IKN dibuka 13–29 Maret tunjang arus mudik-balik
Baca juga: Pemerintah targetkan perpindahan ibu kota negara ikuti kemajuan IKN
Pewarta: M.Ghofar
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































