Tidak hanya RI, hoaks isu kenaikan harga BBM juga terjadi di Malaysia

4 hours ago 2

Kuala Lumpur (ANTARA) - Informasi bohong atau hoaks terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di Indonesia, juga dialami oleh negara tetangga Malaysia.

Hoaks tersebut menjadi perhatian Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, dalam penjelasannya kepada publik melalui tayangan video yang dipantau di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu malam.

"Begitu banyak berita palsu mengenai kenaikan harga minyak dan harga barang, yang tidak benar," kata Anwar Ibrahim.

Dia mengatakan hal tersebut dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin terus berdusta, membenci dan berupaya melakukan sabotase.

Pemerintah Malaysia telah meminta kepolisian (Polis Diraja Malaysia/PDRM) dan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) untuk mengambil tindakan.

Sejauh ini MCMC telah mendeteksi 96 konten berita palsu mengenai harga minyak dan listrik di media sosial.

Baca juga: Malaysia alokasi Rp8 triliun tiap bulan untuk subsidi BBM

Anwar menekankan para pelaku pembuat dan penyebar berita palsu tentang kenaikan harga BBM dan listrik harus ditindak karena hal itu dilakukan saat rakyat sedang kesusahan dan negara menghadapi tantangan.

"Yang mereka lakukan adalah pengkhianatan terhadap negara dan rakyat dengan menyebarkan berita palsu, mempertaruhkan nasib rakyat semata-mata demi keuntungan politik murahan dan kelangsungan politik sempit," ujarnya.

Anwar mengimbau publik untuk memilah dan menyaring segala informasi yang diperoleh di media sosial agar tidak menjadi korban berita bohong.

Sebelumnya sempat viral di media sosial, infografis mengatasnamakan salah satu media arus utama di Malaysia, yang menginformasikan kenaikan harga sejumlah bahan bakar minyak di Malaysia.

Hoaks isu penyesuaian harga BBM juga sempat terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu. Namun pemerintah RI dengan sigap berhasil mengambil langkah cepat untuk menyampaikan informasi yang benar.

Sampai saat ini pemerintah Indonesia belum berencana melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak.

Baca juga: Malaysia evaluasi kuota pembelian BBM bersubsidi

Baca juga: Hoaks! Indonesia resmi hentikan impor BBM

Baca juga: Hoaks! Prabowo dan Purbaya sepakat BBM jadi Rp7.000 perliter

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |