Susu Mbok Darmi ajak kurangi gula di kampanye "Jadi Lebih Baik"

4 weeks ago 18

Jakarta (ANTARA) - Susu Mbok Darmi mengajak mengurangi asupan gula melalui sebuah kampanye bertajuk “Jadi Lebih Baik” yang bertujuan untuk mendorong masyarakat agar dapat menjalani hidup yang positif dan seimbang.

“Kami mendukung gaya hidup sehat dan berusaha menginspirasi agar masyarakat semakin produktif dalam berbagai aktivitasnya,” kata CEO Susu Mbok Darmi Dhony Pratama dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Dhony mengatakan sebagai negara nomor tiga yang banyak mengonsumsi gula di Asia Tenggara, konsumen di Indonesia perlu memiliki kesadaran untuk mengubah gaya hidup. Mengurangi kadar asupan gula dapat menjadi awal dari resolusi tahun baru untuk memiliki tubuh yang lebih sehat.

Baca juga: Menkes: Edukasi upaya paling efektif kontrol konsumsi gula

Merujuk pada data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada tahun 2023, hipertensi dan diabetes menjadi perhatian karena jumlah kasus yang tinggi serta perannya sebagai faktor risiko utama penyakit jantung dan pembuluh darah.

Tren penyakit Diabetes Melitus pada usia di atas 15 tahun menunjukkan peningkatan berdasarkan diagnosis dokter dari 2 persen ke 2,2 persen. Sedangkan diabetes melitus pada penduduk semua umur naik dari 1,5 persen ke 1,7 persen.

Ia mengatakan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan, sudah memiliki pedoman mengenai batas konsumsi gula harian. WHO menyarankan agar asupan gula tambahan per hari tidak melebihi 10 persen dari total kalori harian untuk manfaat kesehatan yang signifikan, termasuk penurunan risiko obesitas dan penyakit lainnya.

Baca juga: Bahaya konsumsi gula berlebihan, kenali dampak dan cara mengatasinya!

Sementara itu, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan rekomendasi batas konsumsi gula tambahan maksimal sebanyak 25 gram per hari untuk orang dewasa atau sekitar 6 sendok teh.

"Melalui kampanye ini, kami tidak hanya ingin memperkenalkan cara konsumsi susu yang lebih sehat tetapi juga memotivasi ‘cucu kesayangan’ untuk memulai kebiasaan positif yang memberikan kualitas hidup lebih baik,” ujar Dhony.

Baca juga: IDAI sarankan pemerintah atur takaran gula dalam makanan anak

Baca juga: Konsumsi gula secara berlebihan ternyata dapat memicu peradangan di otak

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |