Sugiono tiba di New York, siap berpidato di Sidang Majelis Umum PBB

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono telah tiba di New York, Amerika Serikat, sebagai ketua delegasi Indonesia untuk Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan ini.

Sebagaimana disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Vahd Nabyl A. Mulachela kepada ANTARA di Jakarta, Menlu Sugiono, yang tiba di New York pada Senin waktu setempat, dijadwalkan menyampaikan pernyataan nasional Indonesia dalam sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB pada Sabtu (26/9) malam waktu setempat.

Pernyataan nasional tersebut akan menyampaikan pandangan dan posisi Indonesia terhadap berbagai perkembangan dan tantangan global, seraya menegaskan komitmen nasional terhadap multilateralisme, konsensus di tengah tantangan global, serta kepentingan negara berkembang.

“Indonesia akan terus menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang dan berkontribusi bagi perdamaian dunia, termasuk dengan menegaskan kembali dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina serta upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza,” kata Nabyl.

Selama di New York, Menlu RI akan mengikuti berbagai pertemuan tingkat tinggi dan pertemuan tingkat menteri yang membahas isu-isu strategis dari perdamaian dan keamanan, isu Palestina, perubahan iklim, dan multilateralisme.

Di samping itu, Sugiono dipastikan akan melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan sejumlah negara anggota PBB dan mitra Indonesia untuk membahas penguatan kerja sama bilateral.

Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.

Nabyl menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam Sidang Majelis Umum PBB kali ini mencerminkan komitmen Indonesia terus berperan aktif dalam menghadapi berbagai tantangan global serta menawarkan solusinya.

“Indonesia akan terus mendorong dialog dan kerja sama internasional serta memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan global,” demikian Jubir Kemlu RI.

Sidang ke-81 Majelis Umum PBB resmi dibuka di New York pada 8 September lalu. Menlu Bangladesh Khalilur Rahman terpilih sebagai presiden Majelis Umum PBB untuk masa sidang kali ini, menggantikan mantan menlu Jerman Annalena Baerbock.

Sesi kali ini mengusung tema "Memulihkan kepercayaan, mengelola transformasi: PBB yang memberikan hasil bagi semua". Sesi Debat Umum Majelis Umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan dilanjutkan pada 28 September.

Baca juga: Menlu RI wakili kehadiran Prabowo di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB

Baca juga: AS beri visa presiden dan menlu Iran hadiri Sidang Umum PBB

Baca juga: RI dukung Khalilur Rahman kawal mandat Majelis Umum PBB

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |