Suara serak bisa jadi tanda masalah kesehatan

1 week ago 7

Jakarta (ANTARA) - Suara serak bisa muncul pada berbagai waktu, seperti di pagi hari setelah bangun tidur, berbicara dalam waktu lama, atau akibat flu ringan. Biasanya, suara serak akan membaik dengan sendirinya, namun jika berlangsung lama bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan.

Menurut laporan Hindustan Times, Kamis (5/3), suara serak yang terdengar lebih berat atau parau ini berkepanjangan dapat memiliki berbagai penyebab.

Memahami penyebabnya penting untuk menentukan penanganan yang tepat dan cepat sehingga dapat mencegah kerusakan jangka panjang dan komplikasi.

Baca juga: Bintik putih pada amandel: Penyebab, gejala, dan cara mengobati

Baca juga: 7 minuman alami yang ampuh redakan sakit tenggorokan

Dokter THT serta bedah kepala dan leher di Medanta The Medicity, Dr. K. K. Handa menjelaskan arti suara parau yang tidak kunjung membaik serta tanda-tanda peringatan yang mengharuskan seseorang memeriksakan diri ke dokter.

“Suara serak adalah gejala, bukan penyakit,” kata dia.

Biasanya, suara serak dalam kehidupan sehari-hari disebabkan oleh faktor umum yang mengiritasi dan meradang pada pita suara.

Handa menyebut beberapa pemicu umum, seperti berteriak, sering membersihkan tenggorokan, merokok, paparan polusi, dan refluks asam lambung.

Selain itu, gaya hidup yang sibuk juga dapat berperan, mulai dari rapat daring yang panjang, pola makan yang tidak teratur, hingga dehidrasi yang dapat memberi tekanan pada pita suara.

“Suara serak yang terus-menerus terkadang bisa disebabkan oleh kondisi serius seperti nodul atau polip pada pita suara (pertumbuhan kecil akibat penggunaan berlebihan atau iritasi yang membuat suara menjadi serak), penyakit refluks asam kronis pada kotak suara (ketika asam lambung mengiritasi pita suara),” jelas dia.

Handa juga menyampaikan suara serak lama juga bisa disebabkan masalah tiroid yang memerlukan perhatian segera untuk mencegah kerusakan permanen.

Dengan demikian, meskipun suara serak bisa muncul akibat penyebab ringan seperti kelelahan pada pita suara, kondisi yang berlangsung lama juga dapat menandakan gangguan medis serius pada pita suara atau organ di sekitarnya.

Jika masalah tersebut tidak ditangani, kerusakan yang terjadi bisa bersifat permanen. Biasanya, suara serak akan membaik dalam beberapa hari.

Namun dokter bedah tersebut mengingatkan bahwa kondisi ini perlu diperiksa jika perubahan suara berlangsung lebih dari beberapa minggu.

Baca juga: Gejala umum yang berlangsung lama bisa jadi menandakan risiko kanker

Handa juga menyoroti beberapa tanda peringatan yang, jika muncul bersamaan dengan suara serak, menandakan pentingnya konsultasi medis, seperti nyeri tenggorokan yang tidak kunjung reda, kesulitan atau rasa tidak nyaman saat menelan.

Kemudian tandanya juga meliputi batuk yang terus-menerus, sensasi ada benjolan atau sesuatu yang tersangkut di tenggorokan, kelelahan suara yang semakin memburuk di akhir hari, serta suara serak yang berlangsung lebih dari dua minggu.

Dokter tersebut menambahkan bahwa pemeriksaan THT tergolong mudah dan biasanya melibatkan pemeriksaan pita suara menggunakan kamera kecil.

Dalam banyak kasus, penyebabnya sering kali berupa nodul pita suara, polip, atau peradangan akibat refluks asam yang dapat diobati dengan baik jika terdeteksi sejak dini.

Namun ia juga mengingatkan bahwa dalam kasus yang sangat jarang, perubahan suara yang menetap bisa menjadi tanda awal penyakit serius pada laring, termasuk keganasan.

Oleh karena itu, diagnosis dini sangat penting untuk keberhasilan pengobatan. Hal ini kembali menegaskan pentingnya evaluasi medis profesional daripada mengabaikannya begitu saja.

Baca juga: 7 cara sederhana untuk kembalikan suara yang serak

Baca juga: Dokter: Jangan abaikan suara serak tidak kunjung sembuh

Baca juga: Waspadai radang tenggorok yang bisa memicu masalah jantung pada anak

Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |