Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus Wakil Presiden RI Nico Harjanto mendukung langkah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap perekonomian nasional.
Nico Harjanto mengatakan perbaikan tata kelola dan efisiensi anggaran Program MBG diyakini dapat memperkuat disiplin fiskal sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap perekonomian nasional.
"Kami yakin, perbaikan tata kelola dan efisiensi anggaran MBG akan mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap perekonomian nasional, khususnya menyangkut disiplin fiskal yang lebih tepat sasaran. Ini tentu akan menjadi salah satu hal yang dapat mendorong tren penguatan IHSG dan nilai tukar rupiah," kata Nico dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis.
Ia menyatakan dukungan penuh kepada Kepala BGN Sudaryono yang baru dilantik untuk melakukan perbaikan tata kelola Program MBG secara menyeluruh.
Baca juga: Kepala BGN: Evaluasi standar bahan baku MBG jadi prioritas
Menurut Nico, tata kelola yang lebih baik dengan dukungan teknologi yang andal akan membuat penyaluran Program MBG lebih tepat sasaran sekaligus menekan potensi kebocoran anggaran.
Ia menambahkan implementasi Program MBG juga perlu difokuskan kepada penerima manfaat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan melibatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal, kantin sekolah, serta orang tua murid.
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak sosial yang lebih terukur sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
"Kami berharap, MBG bisa menjadi salah satu contoh nyata penerapan tata kelola yang baik yang mendukung pertumbuhan ekonomi, serta bisa menjadi mesin pendorong perekonomian daerah," ujar Nico.
Baca juga: Kepemimpinan baru BGN diharapkan percepat layanan gizi di wilayah 3T
Sebelumnya, Kepala BGN Sudaryono menyatakan evaluasi standar bahan baku Program MBG menjadi salah satu prioritas untuk memperbaiki tata kelola program tersebut.
Selain itu, Sudaryono mengatakan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan BGN menajamkan sasaran penerima manfaat agar tujuan peningkatan kualitas gizi anak tercapai sekaligus memberikan dampak terhadap pertumbuhan perekonomian lokal.
Sudaryono dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN pada Rabu (22/7), menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Baca juga: Sudaryono nyatakan terbuka terkait inisiatif ada dewan pengawas BGN
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































