SMI salurkan Rp99,86 miliar bagi Pemkab Tebo untuk pembangunan jalan

5 hours ago 1
Pembangunan infrastruktur jalan dan penguatan layanan kesehatan merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif

Jakarta (ANTARA) - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI), salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), menyalurkan pembiayaan Rp99,86 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Tebo, Jambi, untuk pembangunan infrastruktur jalan serta fasilitas kesehatan di kabupaten tersebut.

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa menyatakan pendanaan tersebut merupakan upaya perseroan untuk membantu pemerintah daerah menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur jalan dan penguatan layanan kesehatan merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,” ujar Faaris Pranawa dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Ia menuturkan, pembiayaan tersebut terdiri atas fasilitas pembangunan dua ruas jalan senilai Rp46 miliar, serta dukungan sektor kesehatan sebesar Rp53,86 miliar yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan gedung rawat inap, pengadaan alat kesehatan, dan penyediaan prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Thaha Saifuddin Muara Tebo.

Ia mengatakan, pembangunan dua ruas jalan di Kabupaten Tebo diharapkan memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang signifikan melalui peningkatan konektivitas wilayah, efisiensi distribusi barang, serta pengurangan biaya dan waktu perjalanan.

Infrastruktur jalan yang lebih baik juga diharapkan mampu memperkuat rantai pasok hasil perkebunan dan perdagangan, mendorong pertumbuhan UMKM, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya.

Sementara itu, pengembangan RSUD Sultan Thaha Saifuddin Muara Tebo diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui penyediaan fasilitas rawat inap dan peralatan kesehatan yang lebih memadai.

“Melalui pembiayaan ini, PT SMI berharap konektivitas antarwilayah semakin kuat, distribusi hasil perkebunan dan perdagangan menjadi lebih efisien, serta akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dapat semakin meningkat,” tutur Faaris.

Berdasarkan kajian kelayakan proyek, pembangunan infrastruktur jalan dan pengembangan layanan kesehatan tersebut menunjukkan manfaat ekonomi yang positif dengan Net Present Value (NPV) sekitar Rp162,43 miliar dan Internal Rate of Return (IRR) sekitar 36,14 persen, jauh di atas tingkat diskonto yang digunakan dalam analisis.

Hal tersebut menunjukkan bahwa proyek memiliki dampak ekonomi dan sosial yang kuat bagi masyarakat Kabupaten Tebo dalam jangka panjang.

Bupati Tebo Agus Rubiyanto mengatakan, pembiayaan tersebut menjadi langkah strategis bagi Kabupaten Tebo untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan.

“Kami berharap pembangunan jalan dan pengembangan RSUD dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ucap Agus Rubiyanto.

Kerja sama tersebut semakin memperkuat portofolio pembiayaan PT SMI kepada pemerintah daerah. Hingga Maret 2026, total komitmen pembiayaan daerah PT SMI telah mencapai Rp37,44 triliun, dengan outstanding sebesar Rp15,25 triliun.

Baca juga: PT SMI dan GREI teken pembiayaan Rp125 miliar untuk pengembangan PLTS

Baca juga: Purbaya sebut sudah intervensi pasar obligasi sejak pekan lalu

Baca juga: PT SMI gelontorkan Rp70 miliar guna danai infrastruktur Singkawang

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |