Bappenas dukung proyek konversi energi angin jadi listrik di Batam

4 hours ago 3

Batam (ANTARA) - Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappenas) mendukung pengembangan proyek konversi energi angin menjadi listrik pertama di Indonesia di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengaku sangat bangga berkesempatan meresmikan proyek konversi energi angin menjadi energi listrik.

"Kita semua berharap, proyek ini memberikan banyak manfaat baik dari sisi ekonomi dan investasi, yang tidak hanya dirasakan bagi Kota Batam semata, tapi juga nasional secara umum, " katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kamis.

Menteri Rachmat menghadiri acara inagurasi Gedung Cakrawala dan Nusantara PT McDermott Indonesia didampingi oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Baca juga: Kementrans dukung investasi digital dan AI Rp88 triliun di Batam

Kedua gedung tersebut dikembangkan PT McDermott guna mendukung Tennet 2GW High Voltage Direct Current Project, yakni proyek konversi energi angin menjadi energi listrik pertama di Indonesia, sekaligus merupakan bagian dari pengembangan industri energi berkelanjutan yang bisa bersaing di tingkat global.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan proyek ini juga satu sisi bisa memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat industri fabrikasi dan energi di Indonesia, sekaligus akan mampu menjadi rantai pasok industri energi berkelanjutan, yang siap bersaing di tingkat dunia.

“Sejak merintis operasionalnya di dekade 1970-an, McDermott telah bertransformasi dari lahan awal seluas 8 hektare menjadi raksasa industri fabrikasi lepas pantai seluas 110 hektare,” kata dia.

Selama lebih dari 50 tahun, lanjutnya, perusahaan ini menjadi pelopor tulang punggung industri manufaktur maritim di Asia Tenggara.

“Kita sangat bangga menyaksikan tonggak sejarah baru melalui peresmian Gedung Cakrawala (fasilitas perakitan blok dengan sistem pengendali iklim) dan Gedung Nusantara (fasilitas blasting dan painting) senilai 240 juta dolar AS atau setara Rp4 triliun,” kata Ansar.

Baca juga: KKP gandeng Denmark kembangkan MSP untuk energi angin lepas pantai

Proyek ini memberikan efek ganda dengan penyerapan 7.000 tenaga kerja lokal dalam proses konstruksinya dan melibatkan 100 persen insinyur muda lokal dalam perencanaan strukturnya. Selain itu proyek ini menggerakkan ekonomi Kepri yang tumbuh sebesar 7,04 persen pada triwulan 1-2026 secara tahunan.

"Sehingga pada akhirnya, bisa menempatkan Kepri di peringkat pertama di regional Sumatera dan peringkat ke-5 nasional. Selain itu juga memberikan dampak pada capaian investasi Kepri sebesar Rp 64,67 triliun pada tahun 2025,” kata dia.

Kegiatan ditandai dengan seremoni pemotongan pita bersama- sama oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Gubernur Ansar Ahmad, Manajemen PT McDermott dan juga penandatanganan prasasti.

Pewarta: Amandine Nadja
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |