SKK Migas berupaya lifting 610 ribu barel termasuk dari sumur rakyat

8 hours ago 3
Target kita adalah 610 ribu barel per hari, dan untuk outlook dari Januari sampai Juli kita perkirakan 578 ribu barel rata-ratanya.

Jakarta (ANTARA) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus berupaya untuk memenuhi target lifting atau pengangkatan sebanyak 610 ribu barel per hari termasuk dari sumur rakyat.

"Target kita adalah 610 ribu barel per hari, dan untuk outlook dari Januari sampai Juli kita perkirakan 578 ribu barel rata-ratanya," kata Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, di Jakarta, Rabu.

Djoko mengatakan hal tersebut saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI bahwa lifting minyak mentah yang ditargetkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebanyak 610 ribu barel per hari.

Menurut dia, lifting minyak mentah dari Januari hingga Juli memang belum mencapai target, karena baru di kisaran 578 ribu barel per hari.

Kondisi tersebut, kata dia lagi, disebabkan sejumlah perusahaan migas di Indonesia mengalami penurunan lifting seperti di Exxon Mobil pada 2025 produksi per hari mencapai 151 ribu barel dan saat ini hanya 124 ribu barel per hari, sementara target pada APBN yaitu 148 ribu barel per hari, sehingga terdapat kekurangan 24 ribu barel per hari.

"Sedangkan Pertamina Hulu Rokan dari target 163 ribu barel per hari realisasi baru 133 ribu barel per hari, hal ini diakibatkan karena pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) putus," ujarnya lagi.

Untuk mengatasi kekurangan lifting di sejumlah perusahaan migas, SKK Migas, kata Djoko, berupaya memenuhi target melalui stok yang telah diangkat sebanyak 2,57 juta barel yang disimpan di tangki.

Selain dari stok yang ada, SKK Migas juga akan menutupi kekurangan melalui sumber masyarakat yang ditargetkan dapat memenuhi 5 ribu barel per hari.

"Kita akan mencairkan stok yang membeku di tangki bisa dicairkan 6.800 kemudian dari sumber masyarakat itu bisa mencapai 5 ribu barel per hari dan optimalisasi beberapa perusahaan migas," katanya menambahkan.

Baca juga: Realisasi produksi minyak, kondensat, dan NGL tercatat 576,2 MBOPD

Baca juga: Bahlil sebut terus berupaya tingkatkan lifting minyak dalam negeri

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |