Sekjen Kemendagri tekankan pemerintah desa fokus pada masyarakat

6 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengingatkan pentingnya orientasi kerja pemerintah desa (pemdes) yang berfokus pada kepentingan masyarakat.

"Kita mencoba untuk betul-betul memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat kita," kata Tomsi dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Pernyataan itu disampaikannya pada Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Periode 2026–2031 di Auditorium Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Jakarta, Senin.

Dalam sambutannya, Tomsi berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta terus memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait. Ia juga mengingatkan agar energi organisasi difokuskan pada hal-hal yang benar-benar berdampak bagi masyarakat desa.

Sebaliknya, ia mengingatkan para pengurus untuk tidak terjebak baik pada dinamika komunikasi yang kurang produktif maupun isu-isu yang tidak substansial.

Tomsi juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPP APDESI yang baru dilantik.

"Semoga amanah dan tentunya keberadaan kami di sini bersama-sama dengan seluruh kementerian yang lain akan sangat mendukung. Dan sekali lagi, yang dipikirkan itu masyarakatnya," kata Tomsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria, Sekjen Kementerian Desa dan PDT Taufik Madjid, Ketua Umum DPP APDESI Junaedhi Mulyono, serta jajaran pengurus DPP APDESI periode 2026–2031.

Baca juga: Insiden di NTT, Istana: Kepala desa harus pantau aktif kelompok rentan

Baca juga: Kemendes wajibkan kepala desa publikasi penggunaan Dana Desa 2026

Baca juga: Komisi VII minta pemerintah pusat-daerah bantu permodalan desa wisata

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |