Legislator DKI sebut Imlek mengajarkan tentang keharmonisan

7 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Anggota DPRD DKI Hardiyanto Kenneth menyatakan, semangat Imlek mengajarkan tentang pentingnya keharmonisan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan budaya, Jakarta membuktikan bahwa perbedaan bukanlah sekat, melainkan kekuatan.

"Dari perbedaan itulah lahir kreativitas, inovasi, dan solidaritas sosial," kata Kenneth dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Menurut Bang Kent sapaan akrab Hardiyanto Kenneth, Imlek bukan sekadar pergantian tahun dalam penanggalan tahun lunar. Tetapi lebih dari itu, perayaan ini sarat dengan nilai-nilai kebajikan seperti kerja keras, ketekunan, hormat kepada orang tua, serta semangat gotong royong yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kent menambahkan, DKI Jakarta sejak lama dikenal sebagai rumah besar bagi keberagaman, dari kawasan bersejarah seperti Glodok hingga pusat-pusat ekonomi modern, kontribusi masyarakat etnis Tionghoa dinilai telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan panjang Ibu kota Jakarta.

Ia menyatakan bahwa warisan budaya, tradisi, kuliner, hingga semangat kewirausahaan masyarakat etnis Tionghoa, telah memperkaya identitas Jakarta sebagai kota yang dinamis dan multikultural.

"Nilai-nilai tersebut bersifat universal, dan menjadi fondasi penting dalam membangun DKI Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkeadilan," ujarnya.

Sebagai wakil rakyat Kent menegaskan, komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang menjamin kesetaraan, perlindungan hak, serta ruang ekspresi budaya bagi seluruh Masyarakat tanpa terkecuali.

Ia juga menilai, perayaan Imlek yang kini dapat dirayakan secara terbuka dan meriah menjadi bukti kedewasaan bangsa dalam merawat kebhinnekaan.

Kent mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan hari raya Imlek 2026 ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan DKI Jakarta.

"Di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika sosial yang terus berkembang, kita membutuhkan optimisme, solidaritas, dan kerja bersama," katanya.

Ia menegaskan, perayaan Imlek bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan harmoni di tengah keberagaman di Ibukota Jakarta.

"Dalam momentum perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di tahun 2026 ini, saya mengucapkan selamat merayakan Imlek kepada seluruh warga Tionghoa di Jakarta dan di mana pun berada. Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Khuai Le. Semoga tahun yang baru ini bisa membawa keberkahan, kesehatan, kedamaian, dan kemakmuran bagi kita semua," kata dia.

Baca juga: Menag: Semoga Imlek membawa kedamaian dan kebahagiaan

Baca juga: Menilik makna tahun baru Imlek dalam pandangan anak muda Indonesia

Baca juga: Grebeg Sudiro, simbol akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa di Solo

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |