Satpol PP tertibkan PMKS hingga parkir liar selama Ramadhan

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar Operasi Bina Tertib Praja untuk menertibkan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) hingga parkir liar selama Ramadhan 1447 Hijriah di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Operasi Bina Tertib Praja di bulan Ramadhan ini sasaran utamanya PMKS, pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi terlarang dan parkir liar di sekitar Kramat Jati," kata Kepala Satpol PP Kecamatan Kramat Jati, Endharwanto saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis.

Operasi tersebut melibatkan total 57 personel gabungan dari berbagai unsur, yakni Satpol PP, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Bina Marga dan Dinas Sosial.

Yakni enam personel dari TNI/Polri, Dinas Perhubungan lima orang, Bina Marga tiga orang, Dinas Sosial lima orang dan anggota Satpol PP sekitar 35 orang.

Selain itu, Endharwanto menyebutkan, Operasi Bina Tertib Praja ini menyasar sejumlah titik ruas jalan utama di Kecamatan Kramat Jati yang kerap menjadi lokasi pelanggaran ketertiban umum.

Baca juga: Satpol PP larang pungli ke PKL saat Ramadhan

Adapun rute penertiban meliputi Jalan Raya Bogor, Jalan Dewi Sartika, Jalan MT Haryono hingga Jalan Letjen Sutoyo.

Kegiatan ini juga sebagai upaya menjaga ketertiban wilayah, terutama selama bulan Ramadhan ketika aktivitas masyarakat dan pedagang musiman meningkat di sejumlah titik jalan.

Dari hasil operasi tersebut, petugas menjaring tujuh PMKS. Enam orang di antaranya didata dan diberikan sosialisasi karena memiliki KTP.

Sementara satu orang yang berprofesi sebagai peminta-minta dalam kondisi sakit dan tidak memiliki KTP langsung dibawa ke Panti Sosial Cipayung untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, petugas juga melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi terlarang.

Baca juga: Pramono minta Satpol PP tindak tegas pengendara yang lawan arah

Dalam operasi tersebut, dua pedagang diberikan kartu kuning sebagai peringatan, sementara lima pedagang lainnya diberikan imbauan agar tidak berjualan di badan jalan maupun trotoar.

Petugas juga menindak parkir liar yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas. Tercatat delapan kendaraan terjaring dalam penertiban tersebut, terdiri dari lima bajaj dan tiga kendaraan roda empat.

"Untuk parkir liar ada delapan kendaraan, terdiri dari lima bajaj dan tiga kendaraan roda empat. Kepada mereka diberikan imbauan dan sosialisasi agar tidak lagi parkir sembarangan," katanya.

Endharwanto juga menambahkan operasi Bina Tertib Praja akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan ketertiban umum di wilayah Kecamatan Kramat Jati tetap terjaga.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku serta tidak menggunakan badan jalan dan trotoar untuk berdagang ataupun parkir sembarangan demi menjaga kenyamanan bersama," katanya.

Baca juga: Satpol PP intensifkan pengawasan tempat usaha di Kepulauan Seribu

Endharwanto mengatakan, pihaknya telah mengaktifkan sejumlah posko pengamanan di wilayah Kramat Jati sejak awal Februari 2026.

"Untuk pengamanan wilayah, kami sudah berjalan sejak 1 Februari. Kami sudah menyiapkan tiga posko di wilayah Kramat Jati," kata Endharwanto.

Posko tersebut berada di beberapa titik strategis guna memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadhan hingga masa libur Lebaran.

Pengamanan tersebut dilakukan secara terpadu bersama unsur kepolisian dan aparat kewilayahan, dan akan berlangsung hingga berakhirnya masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |