Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur (Jaktim) mengerahkan sebanyak 500 personel untuk menjaga ketertiban dan keamanan di titik keramaian Lebaran 2026.
"Untuk bantuan pengamanan arus mudik, arus balik dan libur Lebaran, kami kerahkan 500 personel Satpol PP yang akan bergabung dengan unsur lainnya di lapangan," kata Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong di Jakarta, Selasa.
Pengamanan itu difokuskan di sejumlah titik keramaian, jalur perlintasan pemudik, dan kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Ratusan personel tersebut mulai bertugas sejak 13 hingga 25 Maret 2026. Mereka akan memperkuat pengamanan bersama aparat kepolisian, TNI, dan unsur pemerintah lainnya selama masa libur Lebaran
"Penempatan personel juga difokuskan pada sejumlah pos pengamanan terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis di Jakarta Timur," ujar Muhammadong.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas pengamanan, antara lain Pos Pengamanan Kolong Tol Cakung-Cilincing di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Pospam Terpadu Terminal Terpadu Pulo Gebang, serta Pospam Simpang Pangkalan Jati.
Kemudian, petugas juga ditempatkan di Pospam Tamini Square, Posko Terpadu Stasiun Jatinegara, serta Pos Terpadu Terminal Kampung Rambutan yang menjadi salah satu simpul transportasi penting bagi para pemudik.
Baca juga: Satpol PP DKI siagakan 1.790 personel jaga keamanan saat mudik
Satpol PP juga memperkuat pengamanan di kawasan yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran, seperti objek wisata Taman Mini Indonesia Indah.
Kehadiran petugas di lokasi tersebut bertujuan menjaga ketertiban umum serta membantu mengantisipasi potensi kepadatan pengunjung.
Lebih lanjut, Muhammadong menuturkan pengamanan tidak hanya difokuskan pada siang hari, tetapi juga diperketat pada malam takbiran.
Sejumlah titik keramaian, di antaranya kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Flyover Kampung Melayu, serta Flyover Pasar Rebo menjadi fokus penjagaan.
Selain penempatan di posko, petugas Satpol PP juga melakukan patroli mobile di wilayah perbatasan Jakarta Timur dengan daerah penyangga.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban serta memastikan situasi tetap kondusif selama perayaan Lebaran.
Dengan upaya tersebut, Satpol PP Jakarta Timur berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman, baik bagi warga yang mudik maupun yang tetap berada di ibu kota selama masa libur Lebaran.
Baca juga: 500 personel Satlinmas Jaksel siaga amankan libur Lebaran
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Timur mendirikan 27 posko terpadu untuk mendukung Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jaya, termasuk mencegah tawuran selama Ramadhan 1447 Hijriah.
"Dalam operasi tersebut, kami mendirikan 27 posko terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta Timur untuk mencegah indikasi-indikasi perbuatan yang mengarah kepada tawuran," kata Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar pada 2 Februari 2026.
Operasi Pekat Jaya 2026 merupakan bagian dari instruksi terpusat Polda Metro Jaya yang dilaksanakan secara serentak di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk Jakarta Timur.
Operasi tersebut bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang Ramadhan.
Posko-posko itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, Pemerintah Kota Jakarta Timur, TNI/Polri, Kodim 0505 hingga elemen masyarakat.
Sebanyak 20 personel disiagakan di setiao posko terpadu. Dari jumlah tersebut, 10 personel berasal dari unsur Polri, baik dari Polres Metro Jakarta Timur maupun Polda Metro Jaya.
Sedangkan 10 personel lainnya terdiri dari Satpol PP, Kodim 0505 Jakarta Timur serta elemen masyarakat di sekitar lokasi posko.
Baca juga: Satpol PP tertibkan PMKS hingga parkir liar selama Ramadhan
Baca juga: Ini sanksi pelanggaran jam operasional usaha hiburan saat Ramadhan
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































