Rismon akui ijazah Jokowi asli, PSI: Ini penyelesaian yang baik

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menilai pengakuan Rismon Sianipar bahwa ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo adalah asli, merupakan bagian dari penyelesaian masalah yang baik.

"Saya kira ini bagian dari penyelesaian masalah yang baik," ujar Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.

Raja Juli menyampaikan tindakan yang dilakukan Rismon sebagai warga negara patut dihargai karena merupakan hak setiap warga negara untuk menyampaikan pandangannya.

Menurut dia, Rismon juga telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik serta kepada Jokowi dan keluarganya.

Dia menilai langkah tersebut menciptakan suasana yang baik, terlebih dilakukan pada momentum bulan Ramadhan yang dinilainya sebagai bulan yang baik.

"Saya kira ini baik ya, suasana yang baik, bulan di bulan yang baik, di hari yang baik, bulan Ramadan," kata dia

Raja Juli juga menyampaikan harapan agar pihak lain yang sebelumnya terlibat dalam polemik serupa dapat mengikuti langkah yang sama.

"Berharap yang lain juga segera bertobat," ujarnya.

Baca juga: KIP tegaskan putusan soal ijazah Jokowi dan Gibran bersifat netral

Polemik ijazah Joko Widodo (Jokowi) dan Gibran yang sebelumnya dituding palsu melalui dua bukunya berjudul "Jokowi's White Paper" dan "Gibran End Game", kini dibantah Rismon setelah melakukan kajian lebih lanjut dan seksama.

Berdasarkan kajian lebih lanjut selama tiga bulan terakhir, Rismon menemukan fakta keaslian ijazah Jokowi, yakni adanya "watermarks" dan emboss fitur-fitur lainnya dalam dokumen itu menunjukkan konsistensi dengan membandingkan foto ijazah yang diunggah milik Dian Sandi Utama.

Ia mengakui penemuan jejak stempel yang tidak terlihat pada foto ijazah didapatkan dengan memasukkan variabel geometri pencahayaan, intensitas cahaya dan konklusi dari jenis lensa dalam rekonstruksi pada penelitian terbaru.

Rismon yang menjadi tersangka atas tuduhan ijazah palsu terhadap Jokowi juga telah menyampaikan permohonan maaf dan memberi klarifikasi melalui kanal YouTube Balige Academy yang diunggah pada Rabu (11/3).

"Ya tentu, saya pun minta maaf kepada publik. Apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Joko Widodo, itulah pertanggungjawaban seorang peneliti yang harus independen, yang siap dicerca, dihina, dengan narasi-narasi sesuka mereka," katanya.

Baca juga: Rismon undang Roy Suryo cs edukasi terbuka keaslian ijazah Jokowi

Baca juga: Rismon akui ijazah Jokowi dan Gibran asli, akan rilis buku antitesis

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |